Tag Archives: ITB

Thesis experiences

Image

[image from: http://gea.itb.ac.id]

Dear friends,

I was following a Facebook post from one of my student who had successfully passed his thesis exam. The next thing I remembered my own experience in 1998. That’s what? a century a go.  How was your exam?

Kalau lihat yang posting habis sidang, ingat dulu sidang di hari sabtu (jaman itu masih enam hari kerja). Kalau hari Sabtu, dosen-dosen (termasuk yang sudah GB) banyak yang hadir di jurusan. Akibatnya sembilan dosen nonton saya presentasi. Walaupun yang menilai hanya empat, tapi kedernya minta ampun karena ada Prof Kusumadinata, Prof Suyono dan Alm Prof Rubini.

Parkir yang Menyebabkan Macet: Jalan Ganesha, Bandung

Satu pndapat menarik tentang parkir di sekitaran Kampus Ganesa ITB. Memang harus dilihat banyak sisi. Dari sisi orang tua, selalu berkeinginan memfasilitasi anak-anaknya agar tidak kepanasan atau kehujanan saat pergi kuliah. Di sisi lain spasi parkir sangat sangat terbatas. Jadi semestinya mahasiswalah yang menentukan dengan apa mereka pergi kuliah tiap hari. Ada orang bilang “cost” tidak hanya masalah finansial, tapi “cost” atau upaya yang harus dilakukan untuk mencari, memarkir mobil, dll juga harus dipertimbangkan. Mestinya blog saudara Ian Achmad ini bisa diformat dalam bentuk flyer untuk membangun kesadaran bersama. Salam, @d_erwin_irawan

theianachmadjanuar

Memarkirkan mobil di Jalan Ganesha, depan Kampus ITB Bandung sudah barang tentu menyebabkan kemacetan. Kemacetan tentu disebabkan beberapa hal terkait parkir berikut ini:

  1. Proses memarkirkan mobil itu sendiri memakan waktu lebih dari dua menit dan menggunakan hampir seluruh ruas jalan untuk melakukan manuver parkir. Belum lagi kalau mobil harus keluar dari parkir, tentu membutuhkan waktu dan manuver yang kurang lebih sama.  Kalau ada sekitar 100 mobil sehari yang parkir, berarti ada sekitar 100 mobil x 2 menit per mobil x 2 kali manuver = 400 menit atau sekitar 6 jam 40 menit. Lebih dari seperempat  hari waktu terbuang untuk manuver parkir.
  2. Parkir di sisi jalan sudah barang tentu mengurangi luas ruas jalan yang dapat digunakan oleh pengguna jalan yang semestinya. Misal yang tadinya ruas jalan dapat digunakan dengan leluasa oleh dua mobil dari arah berlawanan dengan kecepata 20-30 km/jam, dengan ada mobil yang parkir di sisi jalan keleluasaan berkurang…

View original post 54 more words

SK Ketentuan Publikasi Ilmiah ITB sebagai syarat kelulusan

Yth Para Mahasiswa S1, S2, S3

Berikut ini saya unggah SK seperti subject posting. SK ini sebagai tindak lanjut Surat Edaran Dirjen Dikti yang telah dikeluarkan beberapa waktu yang lalu. Silahkan dipelajari. Akan diberlakukan untuk mahasiswa yang akan diwisuda Juli 2012 (coba dicek surat pengantarnya). Ayo semangat. Bukan halangan dan bukan beban. It’s only your mind that’s been playing with you 🙂

1784 Ketentuan publikasi ilmiah ITB (syarat lulus)

Dua kuliah umum menarik di ITB

Dua kuliah umum yang sudah diselenggarakan di ITB:
Yang pertama ”What can we say
about paleoclimate and paleocirculation in equatorial Western Pacific;
input from Sedimentological and Magnetic Analyses” pada:

Hari : Rabu
Tanggal : 26 Oktober 2011
Pukul : 10.00 WIB – Selesai
Pembicara : Dr. Catherine
Tempat : R. 7101 “Hilmi Panigoro”

Yang Kedua
Prof. Manfred P. Hochstein dari Univ ofAuckland, NZ. Beliau akan memberikan kuliah umum: ‘Electric power
potential estimate of high temperature geothermal fields in Indonesia and
Phillipines (a historical review)’ pada hari Kamis, 27 Okt 2011, pkl.
13.00-15.00 WIB di Ruang Handil-Total, Lt. 1, Gedung Teknik Perminyakan,
ITB.

Posted by D. Erwin Irawan with BlackBerry?