Tag Archives: awang satyana

Awang Satyana: publish or perish (5) (last post)

awang4

(one of the field notes, private collection)

 

Dear friends,

Do you know what makes a good writer? One of them is they can always turn every drop of their sweat in to a story to tell.

And this is one of them … (originally posted on Awang Satyana’s FB wall, on 26-27th July 2014)

—-

BUKU-BUKU LAPANGAN

“Memandang alam dengan pengertian, jauh lebih berarti dan menyukakan hati daripada hanya menyaksikan keelokannya.” (Albert Heim, 1878) 

Kata-kata Albert Heim, seorang geologist Swiss yang hampir seumur kariernya memelajari Pegunungan Alpina, hanya dapat diwujudkan bila ada buku-buku lapangan ditulis untuk memberikan pengertian itu. Dan saya telah menulis 20 buku/field note/booklet untuk 20 tempat di Indonesia bagi masyarakat umum dan para geologist. Semoga dengan ini masyarakat dan geologist Indonesia makin memahami bahwa alam dan budaya Indonesia itu dahsyat.

——————————————-

Dalam empat tahun terakhir, ternyata saya banyak aktivitas menjadi instruktur lapangan pada kegiatan fieldtrip. Fieldtrip-fieldtrip itu baik fieldtrip untuk masyarakat umum (termasuk para geologist ada yang mengikutinya) yang dikelola oleh komunitas pencinta geo-histori Geotrek Indonesia, maupun fieldtrip profesional untuk para geosaintis oil companies.

Maka saya pun bertambah kesibukan menulis materi lapangan (bisa berupa fieldnote 10-20 halaman, booklet 50-70 halaman, atau buku di atas 100 halaman). Pergi ke sana ke mari, akhirnya tak terasa dalam empat tahun ini terkumpul 20 materi/fieldnote/booklet/buku lapangan dari berbagai tempat di Indonesia (Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi).

Buku-buku lapangan ini adalah dokumen lapangan yang bisa dipelajari untuk memahami lapangan yang dikunjungi. Materi ini juga bisa dipelajari lebih lanjut setelah pulang dari lapangan untuk memberikan pendalaman materi.

Berikut ini adalah daftar materi-materi lapangan yang saya tulis untuk Geotrek Indonesia, dan untuk fieldtrip profesional para geosaintis oil companies. Materi ini dipublikasi terbatas untuk para peserta fieldtrip, pelaksana fieldtrip, dan companies yang terlibat.

Gambar-gambar terlampir adalah cover beberapa materi lapangan itu.

GEOTREK INDONESIA – FIELD NOTE/BOOKLET/BOOKS:

1. Satyana, A.H., 2011, Situs Megalitikum Gunung Padang, Cianjur: Harmoni Bumi dan Langit (Sabtu 19 Februari 2011), Jajal Geotrek.

2. Satyana, A.H., 2011, Geomagnetisme Gunung Sadu dan Geotermal Cibuni-Patuha-Patengan (Sabtu, 9 April 2011), Geotrek Indonesia.

3. Satyana, A.H., 2011, Selusur Sejarah Banten Abad 16-17 – Tsunami Krakatau 1883 – Anak Krakatau 1927- Krakatau 1883 – Pengantar untuk Geotrek Banten-Anyer-Krakatau, 2-3 Juli 2011, Geotrek Indonesia.

4. Satyana, A.H., 2011, Lapangan Panasbumi Kamojang, Jawa Barat (8 Oktober 2011), Geotrek Indonesia.

5. Satyana, A.H., 2011, Situs Penggalian Obsidian Kendan: Bahan Perkakas Mesolitikum Kebudayaan Bandung – Catatan Geotrek Gunung Kendan, Garut, (8 Oktober 2011), Geotrek Indonesia.

6. Satyana, A.H., 2011, Plato Dieng, Jawa Tengah: di antara Volkanisme Aktif dan Percandian Syiwa (3-4 Desember 2011), Geotrek Indonesia.

7. Satyana, A.H., 2012, Lembang: Patahan Geologi, Naturalist Junghuhn, dan Observatorium Bosscha (7 Januari 2012), Geotrek Indonesia.

8. Satyana, A.H., 2012, Gunung Sadahurip, Garut: Kontroversi Piramida vs. Gunungapi (28 Januari 2012), Geotrek Indonesia.

9. Satyana, A.H., 2012, Dari Trowulan ke LUSI sampai Bromo: Perjalanan Menelusuri Warisan Sejarah Alam dan Budaya Jawa Timur (16-18 Maret 2012), Geotrek Indonesia.

10. Satyana, A.H., 2012, Geotrek Indonesia: Lawu-Sangiran-Solo (LSS), (1-3 Juni 2012), Geotrek Indonesia.

11. Satyana, A.H., 2012, Ilmuwan Perintis Geo-Histori Indonesia dan Pemikiran-Pemikirannya, Sarasehan Badan Geologi dan Geotrek Indonesia, Bandung 29 September 2012. 

12. Satyana, A.H., 2012, Erupsi Mega-Kolosal Toba: Katastrofi Geologi dan Kepunahan Massa, (2-4 November 2012), Geotrek Indonesia

13. Satyana, A.H., 2013, ”Ancient Pacitanian”: Geo-Histori Kawasan Kars Pegunungan Sewu, Pacitan, Jawa Timur – Geologi, Speleologi, Arkeologi, (16-17 Februari 2013), Geotrek Indonesia.

PROFESSIONAL GEOLOGICAL FIELDTRIP – FIELD GUIDE BOOKS

1. Satyana, A.H., 2013, Barito Basin – Meratus Mountains Geological Fieldtrip, ConocoPhillips Indonesia & Kalyca, 12-15 April 2013.

2. Satyana, A.H., 2013, Introducing Permo-Triassic Granite and Its Related Sandstones of Regional SE Asian east Coast Belt in Batam Island, Riau: Outcrop Analogue for Fractured Basement Reservoirs, Field Guide Note, Pertamina, 25 April 2013.

3. Satyana, A.H. and Prasetyadi, C., 2013, Pre-Tertiary and Paleogene Geology of South Java: Tectonics, Stratigraphy, and Prospectivities for Petroleum, Fieldtrip Book, Pertamina UTC & Gladiwana, 23-29 June 2013.

4. Satyana, A.H., 2013, Geology and Petroleum Geology of Yogyakarta Area: Jiwo Hill-Bayat, Wonosari Carbonates, Parangtritis Sand Dunes, Mount Merapi, Field Trip Book, Total E&P Indonesie & IAGI, 24-26 October 2013.

5. Satyana, A.H., 2013, Geology and Petroleum System of Collided Terranes: Matindok-Banggai Field Trip Eastern Sulawesi, Field Trip Book, Pertamina EP & Sekolah Bumi, 1-8 December 2013.

6. Satyana, A.H., 2013, Geological Surface Excursion, Senoro Toili Block, Eastern Sulawesi, Field Trip Book, JOB Pertamina-Medco EP Indonesia & Gladiwana, 19-22 December 2013.

7. Satyana, A.H. C., 2014, Pre-Tertiary and Paleogene Geology of Southwest West Java: Tectonics, Stratigraphy, and Petroleum Geology, Fieldtrip Book, Pertamina Hulu Energy & Gladiwana, 2-5 June 2014.

Demikian. Mari kita nikmati dan pahami fenomena geo-histori Indonesia yang dahsyat itu, agar kita makin mencintai Negeri ini.

 

 

Awang Satyana: Publish or Perish (4)

To find yourself in a silent room with full of people waiting to hear what you have to say, must be very intriguing. You might want to be at the front row to hear what this guy have to say. You don’t want to miss a thing.

And this is his story … (originally posted on Awang Satyana’s FB wall, on 26-27th July 2014).

————-

99 INVITED PRESENTATIONS & KEYNOTE TALKS: 2002-2014 

Jejak-jejak yang saya tinggalkan di banyak tempat berupa puluhan paper di pertemuan-pertemuan ilmiah, puluhan artikel di jurnal, majalah, buletin; hampir 400 artikel pendek geologi populer di milis IAGInet dari tahun 1999 – sekitar tahun 2010 (silakan diunduh artikel-artikel tersebut di archive IAGInet), hampir 250 artikel pendek di FB dalam dua tahun ini, dan diskusi-diskusi pribadi melalui e-mail yang tak terbatas dengan banyak mahasiswa S1-S3, telah membuat saya dalam 12 tahun ini mendapatkan banyak undangan untuk presentasi (invited presentation) di banyak sekali seminar.

Saya mencatat dengan detail semua presentasi saya sebagai narasumber itu. Saya juga terus-menerus mengelola database bahan presentasi saya agar saya sendiri mudah mengaksesnya. Ini adalah database yang sangat besar sebab rata-rata satu presentasi saya memuat 40 slides. Saya telah diundang menjadi narasumber di 99 seminar atau pertemuan, berarti ada sekitar 4000 slides presentasi telah saya siapkan untuk keperluan itu. Itu nilai minimal saja, sebab tak jarang satu bahan presentasi saya mencapai 75 atau 100 slides jika saya merupakan pembicara tunggal di suatu seminar.

Seminar apa yang saya diundang sebagai pembicaranya? Tentu karena orang-orang mengenal saya sebagai seorang eksplorasionis perminyakan, maka kebanyakan seminar itu tentang perminyakan. Namun karena saya juga dikenal suka meneliti, berkomentar di milis atau media, juga menulis makalah-makalah tentang banyak hal lainnya di luar perminyakan, jadilah saya juga diundang sebagai narasumber untuk banyak topik..

Saya pernah diundang sebuah penerbit buku untuk menjadi narasumber dalam seminar bedah buku yang pernah menghebohkan itu (Atlantis itu Indonesia, Kiamat 2012). Saya pernah diundang sebuah perkumpulan mahasiswa Kristen untuk menjadi pembicara tunggal di seminar mereka yang membahas tentang ilmu, iman, dan ateisme. Saya pernah diundang dalam seminar internasional paleoantropologi untuk menampilkan tesis saya tentang Sangiran. Saya pernah diundang perkumpulan gereja-gereja di Indonesia Timur, juga perkumpulan karyawan Kristen di sebuah oil company untuk saya berbicara tentang teologi kebencanaan. Saya pernah diundang kumpulan wartawan Bandung untuk berbicara masalah kebencanaan geologi di Jawa Barat, dll.

Mengapa saya menerima undangan sebagai narasumber berbagai seminar itu? Pertama saya menghormati pemberi undangan karea mereka menghargai kompetensi saya dan menaruh kepercayaan kepada saya. Kedua semua presentasi saya akan mendidik saya sendiri, membuat saya belajar dengan lebih baik melalui persiapan-persiapan yang saya lakukan. Ketiga, ada bahan-bahan yang saya siapkan yang akan menjadi database saya yang nanti bisa digunakan untuk berbagai keperluan. Keempat, saya membangun jaringan, pertemanan, dan komunikasi dengan banyak pihak. Maka tak ada permintaan yang saya tolak untuk saya menjadi narasumber. Dan ini telah sangat memudahkan panitia seminar. Hanya, saya biasanya tak mau menjadi pembicara pengganti sebab saya tahu bahwa dari awal sebenarnya mereka tak mengundang saya sebagai pembicara.

Berikut ini daftar 99 presentasi undangan, yang sebagian juga merupakan keynote talks, yang saya berikan di berbagai seminar atau pertemuan dalam 12 tahun terakhir ini, yang telah banyak mendidik saya sendiri. Beberapa slide judul presentasinya saya lampirkan dalam posting ini. 

Mungkin panitia-panitia seminar ini tak lagi menyimpan bahan-bahan ini sebab mereka biasanya panitia ad hoc, yang segera bubar setelah seminar berakhir. Tetapi saya masih menyimpan bahan-bahan seminar ini, sebagai database pribadi untuk segala keperluan saya.***

————————————————————————

INVITED PRESENTATIONS & KEYNOTE TALKS AWANG SATYANA 2002-2014

1. Sujanto, F.X. and Satyana, A.H., 2002, Giant fields : Indonesia’s Perspective and Lessons for Future – A Keynote Speech, Proceedings Giant Field and New Exploration Concepts Seminar, IAGI, Jakarta 17 October 2002.

2. Satyana, A.H., 2003, Petroleum Geology of Indonesia : An Introduction – Keynote Speech, Schlumberger’s Cased Hole Technology Seminar and Workshop, Jakarta, December 2003.

3. Satyana, A.H., 2003, Subsurface Unit and Its Status in the Indonesian Stratigraphic Code, Joint Convention of Indonesian Association of Geologists (IAGI), 31st Annual Convention and Indonesian Association of Geophysicists (HAGI), 28th Annual Convention, Jakarta, December 2003.

4. Satyana, A.H., 2004, Oligo-Miocene Carbonates of the East Java Basin : Regional Facies Definition and Recent Significant Discoveries, Evening Talk, Forum Sedimentologi Indonesia (FOSI), Jakarta, 21 May 2004. 

5. Satyana, A.H., 2004, Exploring Indonesia : Trends of New Discoveries and Opportunities – Keynote Speech, Workshop Geologi dan Geofisika, PT Pertamina (Persero), Yogyakarta, 13-15 Desember 2004. 

6. Satyana, A.H., 2005, Regional Tectonics and Stratigraphy of the Sumatran Basins, Sumatra Stratigraphy Workshop 2005, Indonesian Association of Geologists, Riau Chapter, Duri-Riau, 12-13 September 2005.

7. Satyana, A.H., 2005, “Granite Wash” of Lemat Formation or In-Situ Granite of Basement ? : the Problem of South Sumatra Stratigraphy and New Approaches for Its Solution, Sumatra Stratigraphy Workshop 2005, Indonesian Association of Geologists, Riau Chapter, Duri-Riau, 12-13 September 2005.

8. Satyana, A.H, 2005, Eastern Indonesia Geodynamics : Implications for Petroleum Discoveries and Opportunities, A Seminar on “Recent Advances of Indonesian Geodynamics : Implications to Mineral and Hydrocarbon Exploration”, Jakarta 6 September 2005.

9. Satyana, A.H, 2005, Kondisi Perminyakan dan Gas Nasional, Seminar Potensi Migas di Jawa Timur – Peluang dan Tantangan, Pusat Penelitian Kebumian dan Eksplorasi Sumberdaya Alam, Institut Teknologi Surabaya, Surabaya, 22 September 2005.

10. Satyana, A.H., 2005, Tsunami : Pelajaran dari Sebuah Bencana (Renungan Setahun Bencana Tsunami Aceh-Sumatra Utara 26 Desember 2004), Ikatan Ahli Geologi Indonesia.

11. Satyana, A.H., 2006, East Java Basin : New Observations and Future Directions, A Discussion of Energy Division of Indonesian Association of Geologists, Pertamina, Jakarta, 10 March 2006.

12. Satyana, A.H., 2006, Exploring Petroleum in Paleogene Systems of Southwest Java : Opportunities and Threats, Presentation in Fieldtrip of BPMIGAS-Geology Department, University of Padjadjaran to Sukabumi-Pelabuhanratu-Ciletuh, 24-27 August 2006. 

13. Satyana, A.H., 2006, Recent Status of Oil and Gas Business Activities in Indonesia, Presentation for AIPSA (Association of Indonesian Post-Graduate Students in Australia), Perth, November 5, 2006. 

14. Satyana, A.H., 2006, New Considerations on Geodynamics of Indonesia : Contribution from Petroleum Exploration, Keynote Speech, Seminar Nasional “Geologi Indonesia : Dinamika dan Produknya”, Badan Geologi, Departemen Energi dan Sumberdaya Mineral, Bandung, 5-6 Desember 2006. 

15. Satyana, A.H., 2006, Sedimentary Basins of Indonesia : Historical and Updated Status, Seminar “Optimasi Kegiatan Litbang untuk Mendorong Peningkatan EP Migas, Badan Penelitian dan Pengembangan dan Badan Geologi, Departemen Energi dan Sumberdaya Mineral, Jakarta, 7 Desember 2006. 

16. Satyana, A.H., 2007, Tinjauan Geologi Regional dalam Fenomena Semburan Lumpur di Sidoarjo dan Pengaruhnya terhadap Kewaspadaan Pemboran Eksplorasi : One-Day Seminar Pertamina EP ““Fenomena Semburan Lumpur di Sidoarjo dalam Konteks Geologi Regional Jawa Timur dan Antisipasi Bahaya Pemboran” Jakarta, 4 April 2007.

17. Satyana, A.H., 2007, Java : Slab Earthquakes and Reactivation to Overriding Plate Earthquakes and Volcanoes, HAGI Luncheon Talk, 30 August 2007 : Unexpected Recent Strong Earthquake in North Java Region : Implications on Tectonics and Mantle Structure, Jakarta.

18. Satyana, A.H., 2007, Deepwater Exploration in Indonesia, BPMIGAS-NORAD-PETRAD-INTSOK-CCOP Deepwater Technology Seminar, Surabaya, 5-7 November 2007. 

19. Satyana, A.H., 2008, Examining Petroleum Potential of Sibolga Forearc Basin, Sumatra, HAGI-IAGI Luncheon Talk : Potensi Giant Field di Pantai Barat Sumatra-Aceh, 21 February 2008, Hotel Sahid, Jakarta. 

20. Satyana, A.H., 2008, Enhancing Exploration in Indonesia : Securing Petroleum Supply through Re-Visiting Petroleum Potential and New Mechanism of Investment, 2nd Workshop of Member Countries’ Experts on the Economic Aspects of Petroleum Upstream Contracts, Organization of Petroleum Exporting Countries (OPEC), 1st-2nd April 2008, Vienna, Austria. 

21. Satyana, A.H., 2008, Geologic Controls on Carbonate Reservoirs in Indonesia : Regional Overview, IATMI Workshop on Carbonate Complexity : Characterization, Modeling and Simulation, 22 – 25 April 2008, The Grand Mercure Hotel, Yogyakarta. 

22. Satyana, A.H., 2008, Deepwater Exploration and Operation in Indonesia, Schlumberger & BPMIGAS Joint Presentation on Deepwater, 6 June 2008, The Marriott Hotel, Jakarta. 

23. Satyana, A.H., 2008, Energy Crisis, Challenges and Opportunities for Indonesian Oil and Gas Industry, BPMIGAS, 7 July 2008.

24. Satyana, A.H., 2008, Petroleum and Mineral Resources of Kalimantan, Seminar Nasional Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI), Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin 11 Agustus 2008.

25. Satyana, A.H., 2008, Krisis Energi Dunia : Tantangan dan Peluang untuk Industri Migas Indonesia, Keynote Presentation, Indonesian Association of Geologists (IAGI), 37th annu. conv., Bandung, 27-29 Agustus 2008.

26. Satyana, A.H., 2008, Eksplorasi Migas Indonesia : Status, Tantangan, dan Peluang, Seminar Nasional Geofisika, Himpunan Mahasiswa Teknik Geofisika “Terra” Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, 13 Agustus 2008.

27. Satyana, A.H., 2008, Exploring and Producing Petroleum in Indonesia’s Sea Areas, Marine Geology Institute, Annual Colloquium –Keynote Presentation, Bandung, 27 November 2008.

28. Satyana, A.H., 2008, Potensi Migas Nusa Tenggara Barat dan Resume Fieldtrip Lombok-Sumbawa-Satonda BPMIGAS, Sosialisasi kepada Pemda Provinsi Nusa Tenggara Barat, Pantai Senggigi-Lombok, 6 Desember 2008.

29. Satyana, A.H., 2009, Pemanfaatan Informasi Cekungan Indonesia dalam Lingkup Bidang Energi, Lokakarya Badan Geologi : Informasi Geologi dan Geofisika dalam Pemutakhiran Cekungan Sedimen Indonesia untuk Kemandirian Energi, Jakarta, 19 Mei 2009.

30. Satyana, A.H., 2009, Eastern Indonesia : Petroleum Accumulations and Opportunities, Pertamina Hulu, Jakarta, 30 Juni 2009.

31. Satyana, A.H., 2009, Examining Remaining Exploration Potential of Pertamina Hulu Energi Assets in Indonesia Areas, Exploration Workshop, Pertamina Hulu Energi, Jakarta, 19 August2009.

32. Satyana, A.H., 2009, Recent Frontier Exploration in Indonesia : Highlights, Exploration Workshop, Pertamina Hulu Energi, Jakarta, 19 August2009.

33. Satyana, A.H., 2009, Gempa Tasikmalaya 7,3 SR – Rabu 2 September 2009, Presentasi Umum BPMIGAS (Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi), 7 September 2009, Jakarta. 

34. Satyana, A.H., 2009, Sulawesi : Cekungan Sedimen dan Prospektitas Hidrokarbon, Seminar Nasional Geologi Sulawesi dan Prospeknya, Pengurus Daerah IAGI Sulawesi Selatan-Barat-Tengah-Tenggara, Makassar, 3 October 2009.

35. Satyana, A.H., 2009, Challenges for Petroleum Exploration : Re-visiting Play Concepts in Indonesia, Exploration & Production Workshop, Pertamina EP, Jakarta, 5 November 2009.

36. Satyana, A.H., 2009, Eksplorasi dan Produksi Minyak dan Gas Bumi Indonesia : Status,Tantangan, dan Peluang, Seminar Nasional Geologi Dies Natalis Ketiga Himpunan Mahasiswa Geologi Universitas Jenderal Soedirman, Baturraden, Purwokerto, 14 November 2009.

37. Satyana, A.H., Armandita, C., Maruf, M.M., 2009, Intra-Arc Trans-Tension Duplex of Majalengka to Banyumas Area : Prolific Petroleum Seeps and Opportunities in West-Central Java Border, Seminar Nasional Geologi Dies Natalis Ketiga Himpunan Mahasiswa Geologi Universitas Jenderal Soedirman, Baturraden, Purwokerto, 14 November 2009.

38. Satyana, A.H., 2009, Kiamat 2012 : Tesis Pseudosains vs. Antitesis Sains – Bedah Buku The Mystery of 2012 by Gregg Braden (ed.) (translated to Indonesia by Ufuk Publishing House June 2009), “Triple Junction” 50 Tahun Geologi Universitas Padjadjaran, Himpunan Mahasiswa Geologi Universitas Padjadjaran, Bandung, 26 November 2009.

39. Satyana, A.H., 2009, Benua Atlantis yang Hilang Itu Indonesia ? : Antitesis Geologi – Bedah Buku Atlantis The Lost Continent Finally Found by Prof. Arysio Santos (translated to Indonesia by Ufuk Publishing House June 2009), “Triple Junction” 50 Tahun Geologi Universitas Padjadjaran, Himpunan Mahasiswa Geologi Universitas Padjadjaran, Bandung, 26 November 2009.

40. Satyana, A.H., 2010, Revisiting Hydrocarbon Potentials of Sumatra-Java Basins : Integrated Gravity Constraints, Pertamina EP Technology Center Workshop : Pengembangan Potensi Migas Cekungan Sedimentasi Jawa dan Sumatera Berdasarkan Pengolahan Data Gayaberat Terintegrasi, Pertamina EP Technology Center (EPTC), Bandung, 26-27 January 2010.

41. Satyana, A.H., 2010, Benua Atlantis yang Hilang Itu Indonesia ? : Antitesis Geologi – Bedah Buku Atlantis The Lost Continent Finally Found by Prof. Arysio Santos (translated to Indonesia by Ufuk Publishing House June 2009), Seminar Atlantis, PT Ufuk Publishing House, TMII, Jakarta 20 February 2010.

42. Satyana, A.H., 2010, Kiamat 2012 : Antitesis Geosains, Lokakarya Penanggulangan Bencana dan Issue Kiamat 2010, Asosiasi Pialang Asuransi Indonesia (APARI), Jakarta, 7 April 2010.

43. Satyana, A.H., 2010, Apocaypse 2012 : Geophysical Objections, Indonesian Association of Geophysicists (HAGI), Jakarta, 19 May 2010.

44. Satyana, A.H., 2010, Gravity Tectonics in Indonesia : Geophysical Constraints, Indonesian Association of Geophysicists (HAGI), Jakarta, 20 May 2010.

45. Satyana, A.H., 2010, Eksplorasi dan Produksi Migas Indonesia : Status, Tantangan, dan Peluang, Seminar Nasional Teknik Perminyakan Universitas Trisakti, Jakarta, 3 Juni 2010.

46. Satyana, A.H., 2010, Geodynamics and Evolution of Kalimantan Basins, Summary Paper Meeting, Kalimantan Coal and Minerals, Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI), Jakarta, 14 July 2010. 

47. Satyana, A.H., 2010, Apocaypse 2012 : Geophysical Objections, Indonesian Association of Geophysicists (HAGI), Nusa Dua, Bali, 21 July 2010.

48. Satyana, A.H., 2010, Gravity Tectonics in Indonesia : Geophysical Constraints, Indonesian Association of Geophysicists (HAGI), Nusa Dua, Bali, 22 July 2010.

49. Satyana, A.H. and Armandita, C., 2010, Keynote Talk: Exploring Mesozoic – Paleozoic Petroleum Basins in Indonesia, International Symposium Mesozoic – Paleozoic Petroleum Basins in Indonesia, Bandung, 28 July 2010.

50. Satyana, A.H., 2010, Central Java: a “Terra Incognita” New Theses on Tectonics and Petroleum Geology, Stadium General, Geological Department, University of Jenderal Soedirman, Baturraden-Purwokerto, 2 October 2010.

51. Satyana, A.H., 2010, Geodynamics and Evolution of Kalimantan Basins: Coal Implications, The 39th IAGI Annual Convention and Exhibition
Senggigi, Special Topic: Kalimantan Coal and Minerals, Lombok 22-25 November 2010.

52. Satyana, A.H., 2010, Meningkatkan Produksi Migas Indonesia: Status – Potensi Eksplorasi dan Pengembangan, Workshop Direktorat Eksplorasi & Pengembangan PT Pertamina EP 2010 Bandung, 1-3 Desember 2010.

53. Satyana, A.H. and Septiani, A.W., 2010, Efforts for Achieving CBM Electricity 2011, CBM Conference, University of Sriwijaya, Palembang, 8-9 December 2010. 

54. Satyana, A.H., 2010, Bencana Alam: Fenomena Alam atau Hukuman TUHAN ? Seminar Kebencanaan, GPIB Bahtera Kasih, Kranggan, Cibubur-Bekasi, 18 Desember 2010.

55. Satyana, A.H., 2011, The Importance of Collaboration between Data and People, Geologix User Network Workshop, Geologix Company, Jakarta, 19 January 2011.

56. Satyana, A.H., 2011, Exploration Challenges in Deepwater Makassar Strait, West Sulawesi Offshore, Forum Eksplorasi-Produksi BPMIGAS & K3S, Bandung, 24 January 2011.

57. Satyana, A.H., 2011, Kebencanaan Geologi di Indonesia, Diskusi Kebencanaan Indonesia, PERDA Indonesia, Jakarta, 27 January 2011.

58. Satyana, A.H., 2011, Beriman dan Berpikir: Relasi Iman dan Sains, Persekutuan Besar Mahasiswa Kristen Jatinangor, Jatinangor, 16 April 2011.

59. Satyana, A.H., 2011, Benua Atlantis yang Hilang Itu Indonesia: Antitesis-Antitesis Geologi dan Geofisika, Himpunan Ahli Geofisika Indonesia, booth presentation, 19 May 2011.

60. Satyana, A.H., 2011, Eastern Sundaland’s Rifted Structures, Central Indonesia: Recent Geophysical Constraints and Petroleum Implications, Himpunan Ahli Geofisika Indonesia, booth presentation, 20 May 2011.

61. Satyana, A.H., 2011, Presumed Mud Volcanic Disasters in Jenggala and Majapahit Periods of 11th – 15th Centuries, East Java: Constraints from Historical Chronicles, Folklore, and Geology, Five-Year Lusi Eruption Symposium, Humanitus & BPLS, Surabaya, 25-26 May 2011.

62. Satyana, A.H., 2011, Ignoring Geochemistry Will Kill Your Prospects!: Recent Failures of Exploring West Sulawesi Offshore, Guest Speaker, Jakarta Scout Check Meeting Club, Jakarta, 8 June 2011.

63. Satyana, A.H., 2011, Pengantar untuk Geotrek Krakatau: Selusur Erupsi & Tsunami Krakatau 1883 dan Masa Depan Krakatau, Geotrek Indonesia, Anyer 2-3 Juli 2011.

64. Satyana, A.H. and Paju, J.A., 2011, Eksplorasi, Produksi, Potensi Migas Kalimantan: Presentasi Kunci, Lokakarya Badan Geologi-BPMIGAS: Optimalisasi Sumberdaya Hidrokarbon Cekungan-Cekungan Kalimantan, Balikpapan, 5-7 July 2011.

65. Satyana, A.H., 2011, Sedimentary Basins of Kalimantan: Petroleum and Coal Implications, Lokakarya Badan Geologi-BPMIGAS: Optimalisasi Sumberdaya Hidrokarbon Cekungan-Cekungan Kalimantan, Balikpapan, 5-7 July 2011.

66. Satyana, A.H., 2011, Strategi Eksplorasi dalam Percepatan Pengembangan Lapangan: Revitalisasi Pelaporan Data Sumberdaya, Forum Sharing BPMIGAS-KKKS, Yogyakarta, 22 July 2011.

67. Satyana, A.H., 2011, Survei Kelautan Bidang Migas: Pemanfaatan Data Migas untuk Evaluasi Tektonik Aktif dan Kegempaan di Indonesia, Workshop Kebencanaan, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan GREAT (Graduate Research on Earthquake and Active Tectonics), Bandung 24-25 Oktober 2011.

68. Satyana, A.H., 2011, Kegempaan dan Tsunami di Jawa Barat: Kejadian dan Potensi, Diskusi Kebencanaan, Forum Wartawan Bandung, Bandung 26 Oktober 2011.

69. Satyana, A.H., 2011, Exploring Eastern Indonesia: Proven-Potential Plays and Opportunities, Rapat Badan Geologi –Pusat Survei Geologi, Penyusunan Buku Roadmap Eksplorasi Migas Indonesia, Lembang, 26 Oktober 2011

70. Satyana, A.H., 2011, Tectonics, Structure & Petroleum Geochemistry of Trans-Eastern Sundaland (Eastern Kalimantan-Makassar Straits-Western Sulawesi): Lessons, Opportunities & Risks of Petroleum System, FORUM OPERATOR KKS WILAYAH KERJA EKSPLORASI (FOKWE), Komite Teknis G&G, Knowledge Sharing I, 23 November 2011.

71. Satyana, A.H., 2011, Geohistori Plato Dieng: Memahami Volkanisme Aktif dan Percandian Syiwa, Geotrek Indonesia, Dieng, 2-4 Desember 2011.

72. Satyana, A.H., 2011, Sangiran Dome, Central Java : Mud Volcano Eruption, Demise of Homo erectus erectus and Migration of Later Hominid, Sangiran Museum Inauguration and International Conference Solo, 15th – 17th December, 2011.

73. Satyana, A.H., 2012, Kontroversi Sadahurip: Piramida vs. Gunungapi, Diskusi “Menguak Tabir Peradaban dan Bencana Katastrofik Purba di Nusantara”, Jakarta, 7 Februari 2012.

74. Satyana, A.H., 2012, 121 Years of Exploring East Kalimantan and Makassar Straits: “Go to Extremes, and You Will Find Hydrocarbons” EP Knowledge Sharing Forum of East Kalimantan and Makassar Straits, Balikpapan, 10-11 February 2012.

75. Satyana, A.H., 2012, Petroleum System of West Sulawesi Foldbelts: Opportunities and Risks on Thin-Skinned vs. Thick-Skinned Structures, Jakarta Scout Check (JSC) Meeting, 4th April 2012.

76. Satyana, A.H., 2012, Penilaian atas Risiko, Sumberdaya dan Cadangan Migas, Kuliah Umum, Bapepam-Lembaga Keuangan, Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Jakarta 12 April 2012.

77. Satyana, A.H., 2012, BPMIGAS Guidelines for CBM: “in the Making”, “IndoCBM 2012”, the 4th International Indonesia CBM Conference & Exhibition, Jakarta, 18 -19 April 2012.

78. Satyana, A.H., 2012, Potensi dan Konsep Eksplorasi Migas Indonesia, Program “On Boarding” Pekerja Baru BPMIGAS Angkatan XVII, Sentul City, 26 April 2012.

79. Satyana, A.H., 2012, Methane Hydrates in Indonesia: Implications from Regional Geology, Seminar “Gas Hydrates as Future Potential Alternative Energy of Indonesia” Pertamina, Jakarta, 3 May 2012.

80. Satyana, A.H., 2012, Regional Massive Exploration of Indonesia: Requirement for Survival, “EP Forum – BPMIGAS & K3S” Bandung, 30 May 2012.

81. Satyana, A.H., 2012, Megalitikum Indonesia dan Kasus Gunung Padang, Cianjur: Pendekatan Multidisiplin, Geotrek Indonesia, Cianjur 7-8 Juli 2012.

82. Satyana, A.H., 2012, Ilmuwan Perintis Geo-Histori Indonesia dan Pemikiran-Pemikirannya, Sarasehan Badan Geologi dan Geotrek Indonesia, Bandung 29 September 2012.

83. Satyana, A.H., 2012, Toba Super-Eruption 74,000 Years Ago: Geologic Catastrophe and Mass Extinction, Geotrek Indonesia, 2-4 November 2012.

84. Satyana, A.H., 2012, Tectonics of Indonesia: Some New Considerations, Seminar Sehari “Status Sesar Lembang dan Tektonik Indonesia Kini”, Pusat Penelitian Geoteknologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Bandung 7 November 2012.

85. Satyana, A.H., 2013, “Ancient Pacitanian”: Geo-Histori Kawasan Kars, Pegunungan Sewu, Pacitan, Jawa Timur, Geotrek Indonesia, 16-17 Februari 2013.

86. Satyana, A.H., 2013, Successful Plays of Indonesia – Lessons from 150 Year-History and Answer for Future Challenges: Creative Exploration, Farm Out Forum, Jakarta 6 March 2013.

87. Satyana, A.H., 2013, Re-visiting South Sumatra Basin: Searching for Remaining Exploration Potential, Forum Operator KKS Wilayah Kerja Eksplorasi (FOKWE), Komite Teknis G&G, Knowledge Sharing, 17 April 2013.

88. Satyana, A.H., 2013, Re-visiting East Java Basin: Searching for Remaining Exploration Potential, Forum Operator KKS Wilayah Kerja Eksplorasi (FOKWE), Komite Teknis G&G, Knowledge Sharing, 18 April 2013.

89. Satyana, A.H., 2013, Re-visiting Kalimantan Basins: Searching for Remaining Exploration Potential, Forum Operator KKS Wilayah Kerja Eksplorasi (FOKWE), Komite Teknis G&G, Knowledge Sharing, 19 April 2013.

90. Satyana, A.H., 2013, Exploration Opportunities in Indonesia: Conventional and Unconventional, Forum Sharing Teknologi Hulu II, Pertamina, Batam 22-25 April 2013.

91. Satyana, A.H., 2013, Tectonics of Indonesia Some New Consideration, presented in HAGI Booth, Indonesian Petroleum Association Annual Convention, 16 May 2013, Jakarta. 

92. Satyana, A.H., 2013, Exploring Eastern Indonesia: Proven Plays, Prospectivities, and Risks, presented in IAGI Booth, Indonesian Petroleum Association Annual Convention, 16 May 2013, Jakarta. 

93. Satyana, A.H., 2013, Exploring Deepsea Basins of Indonesia: Successes, Failures, Opportunities, Risks, Seminar Nasional Badan Geologi, “Peran Konsep Geosains untuk Penemuan Cadangan Minyak dan Gas Bumi”, 19-20 Juni 2013, Jakarta.

94. Satyana, A.H., 2013, Sumber Daya Energi Indonesia: Potensi, Pemanfaatan, dan Peranan Lembaga Pemerintah, Diskusi Panel: “Diversified Energy for the Future of Indonesia” Jurusan Teknik Perminyakan, Universitas Trisakti, Oil Expo, 2 Juli 2013, Jakarta.

95. Satyana, A.H., 2013, Current Regional Geology Issues of Indonesia: Implications for Petroleum Exploration, Farm Out Forum, Yogyakarta, 12-13 September 2013.

96. Satyana, A.H., 2013, Tectonics, Structure, and Basement Geology of East Java Basin: Implications for West Madura Offshore, One Day Seminar on East Java Fractured Basement Reservoir Potential, Pertamina Hulu Energi – West Madura Offshore, Bandung, 3 October 2013.

97. Satyana, A.H., 2014, Bencana Alam: Fenomena Alam atau Hukuman TUHAN? Sebuah Sintesis Geologi, Arkeologi, dan Teologi, Men’s Talk-Fellowship UMKRIS ConocoPhillips Indonesia, Jakarta, 23 April 2014.

98. Satyana, A.H., 2014, Frontier Deepsea Basins of Indonesia: Opportunities and Risks, presented in HAGI Booth, Indonesian Petroleum Association Annual Convention, 21 May 2014, Jakarta. 

99. Satyana, A.H., 2014, Towards “GUTT”: Grand Unified Theories of Tectonics, presented in IAGI Booth, Indonesian Petroleum Association Annual Convention, 22 May 2014, Jakarta.

Awang Satyana: Publish or Perish (3)

awang2

(stack of course material, private collection)

Lecturing in a short course is another way to share your knowledge to wider audience with specific needs. I’ve doing this but it’s nothing, really, compared to his list.

and here’s his story … (originally posted on Awang Satyana’s Facebook wall, on 26-27th July 2014)

————

MENGAJAR KURSUS

Itu barisan apa? Itu adalah barisan buku- buku manual kursus petroleum geology yang saya hasilkan sejak 2002, ketika saya mulai diminta oleh IAGI, HAGI, IPA untuk mengajar para profesional geologist/ perminyakan. Tebalnya masing-masing beragam dari 200 – 400 halaman, masing-masing berisi 500-800 slides. Semuanya dalam bahasa Inggris.

Dari tahun 2002 sampai saat ini saya sudah mengajar 38 kelas kursus dengan jumlah peserta beragam dari 6 – 30 orang, dengan peserta baik orang Indonesia maupun asing, sehingga kursus berbahasa Indonesia atau berbahasa Inggris, dengan lama kursus per kelasnya dari 1 – 5 hari.

Kursus-kursus yang saya diminta mengajarkannya adalah:

1. Petroleum Geology of Indonesia: Current Knowledge
2. Petroleum Geochemistry for Exploration and Production of Conventional and Unconventional Hydrocarbons
3. Petroleum System Analysis: Essential Concepts and Methods for Increasing Exploration Success and Assessing Risks of Plays and Prospects
4. Tectonics and Structural Geology for Petroleum Exploration and Production: Theory, and Application for Indonesia
5. Interpreting Biomarkers: Applications in Petroleum Exploration and Production

Masing- masing kursus ini lamanya 5 hari, yang secara reguler dari tahun ke tahun saya diminta mengajarkannya. Jadi buku-buku manual kursusnya selalu saya perbarui dari tahun ke tahun.

Saya pun pernah mengajarkan kursus-kursus berikut:

6. Petroleum Geology of East Java Basin: A Dynamic Review (1 hari)
7. Petroleum Geology of Salawati Basin: Revisits the Concept (2 hari)
8. Petroleum Geology of Java Area: Revisit Prolific Areas and Disclose Under-Explored Areas (3 hari)
9. Petroleum Geology and Petroleum Systems of Eastern Indonesia: Proven Plays, Potentials and Risks (2 hari)
10. Petroleum Potential in Frontier Areas of Indonesia: Opportunities, Risks and Ways of Exploration (2 atau 3 hari)
11. Petroleum Geochemistry and Petroleum System Analysis (2hari)
12. Drilling Budget (1 hari)

Saya membatasi diri memberikan kursus-kursus ini untuk organisasi-organisasi profesi di Indonesia (IAGI, HAGI, IPA). Sebenarnya, beberapa lembaga kursus komersial baik di DN maupun LN juga meminta saya mengajarkan kursus-kursus mereka, tetapi saya tak punya waktu lagi sebab saya juga harus membagi waktu saya dengan kegiatan di kantor, menulis paper-paper, memberikan konsultasi gratis kepada oil companies, menjadi narasumber di berbagai seminar, dll.

Bila saya mengajarkan kursus, saya memberikan kepada para peserta digital file kursus tersebut, juga copy puluhan paper saya atau dari penulis lainnya yang berhubungan dengan tema kursus. Selama kursus, saya pun memberikan waktu kepada para peserta untuk berkonsultasi dengan saya tentang masalah-masalah teknis yang dijumpai di area kerjanya, baik secara terbuka di ruang kelas, maupun tertutup hanya dengan saya di luar jam kursus. Saya sepenuh waktu melayani mereka, para peserta kursus.

——————————-

Henry Posamentier, ahli sequence stratigraphy dan seismic geomorphology terkenal itu, dalam sebuah obrolan pribadi dengan saya beberapa tahun yang lalu, kebetulan dia sedang di Jakarta, pernah berkata, “You master the knowledge at the best when you able to teach the knowledge and make people understand easily.”

Saya membenarkan perkataan Henry. Saya mengajarkan kursus-kursus ini belajar berkali-kali. Belajar agar saya mengerti benar, belajar agar murid-murid saya bisa memahaminya dengan baik dan mudah.

Suatu hari saya pun bertanya kepada seluruh peserta. Siapa di ruang kelas ini yang akan paling banyak belajar selama mengikuti kursus ini ? Tak ada yang menjawab. “Saya”, jawaban saya. Saya pun menjelaskan. “Kawan-kawan mengikuti kursus ini tahun ini saja, dan kemungkinan besar tak akan mengikuti kursus ini lagi tahun-tahun depannya. Tetapi saya, saya sudah mengajarkan kursus ini 12 tahun, dan saya selama itu belajar lagi, belajar lagi, agar saya makin paham, dan saya bisa mengajarkannya kepada peserta dengan baik supaya mereka bisa memahaminya dengan mudah. Jadi, sayalah yang paling banyak belajarbdi kelas ini.” Mereka pun mengangguk-angguk.

Di awal dan akhir kursus saya juga selalu mengingatkan para peserta, “Tak ada kursus seminggu, sebaik apa pun, dari pengajar sehebat apa pun, yang akan membuat Anda menjadi ahli dalam seminggu. Keahlian akan diperoleh oleh bertahun-tahun Anda memelajari lagi dan lagi materi ini, dan yang terpenting adalah menerapkannya. Excellence will be achieved by years of learning, years of applications. No other way. No pain no gain!”

——————————

Suatu hari di tahun 2002, saat itu saya menjelang berumur 38 tahun, pengalaman kerja baru 12 tahun, paper saya baru 22 buah, IAGI menantang saya dengan pertanyaan apakah saya bisa mengajarkan kursus tentang Jawa Timur, cukup sehari saja, dalam rangkaian pertemuan ilmiah tahunan yang saat itu diadakan di Surabaya. IAGI memilih saya sebagai pengajarnya bukan urusan saya untuk mencari tahu. Saya segera menjawab, bisa.

Lalu saya menyiapkan materinya, tak terlalu sulit buat saya sebab dari dua tahun sebelumnya saya tengah aktif memelajari Jawa Timur. Saya menyiapkan materinya dalam bahasa Inggris. Kursus diikuti oleh lima belas orang, sebagian expatriate dari Malaysia, Vietnam, Thailand. Maka saya pun berbahasa Inggris membawakan materi ini di kelas.

Itulah kursus pertama yang saya ajarkan, itulah kali pertama saya berbicara bahasa Inggris seharian, bahkan ketika istirahat makan pun karena peserta dari Vietnam semangat bertanya saat sedang makan pun.

Dan tahun demi tahun berikutnya saya pun diminta mengajar ini itu oleh HAGI, IPA, dan IAGI. Saya selalu menjawab tantangan-tantangan itu dengan menyanggupinya. Saya pun belajar bagaimana menjadi pengajar yang baik, dengan trial dan error.

——————————

Saya percaya bahwa hanya dengan mengajar, kemampuan seseorang dalam penguasaan suatu ilmu akan teruji, dan akan mencapai tingkat tertingginya. Mengajar pun membuat kita sabar dan rendah hati. Sebab mengajar itu sesungguhnya adalah melayani.

Dan saya mengajar untuk: menguji diri, mencapai kemampuan tertinggi, dan melayani, agar para geologist Indonesia khususnya semakin cerdas, dapat menemukan minyak/ gas lebih banyak lagi bagi Negeri ini, dan mengurangi kegagalan eksplorasi.***

Awang Satyana: Publish or Perish (2)

awang 1

(cover of a slide, presented at SD Regina Pacis, 2003, private collection)

I am a lecturer, and try to devote my life to that so called profession, but I am still want to be a teacher. Kata orang “bisa jadi pengajar belum tentu bisa jadi guru”.

Pak Awang Satyana, in my point of view, has successfully devoted his life as a teacher. Whoever sit in front of him, he can always find his way to show and tell. He makes geology as simple as calculating groceries.

And this is his story … (originally posted on Awang Satyana Facebook wall, on 26-27th 2014)

——————-

MENGAJAR ANAK SD SAMPAI PEGAWAI PEMERINTAH

Dari ruang kelas SD, ruang kelas SMP, ruang kuliah S1, ruang kuliah S2, ruang training departemen-departemen Pemerintah Republik Indonesia; dari bocah-bocah SD yang antusias, anak baru gede SMP yang sok cuek, para mahasiswa S1 yang serius, para mahasiswa S2 yang was-was memikirkan tesisnya, sampai bapak-bapak dan ibu-ibu pegawai departemen yang penuh perhatian atau cuek asyik menekan-nekan tombol HP sambil mendengarkan kuliah; saya mengajar mereka geologi.

Guru SD, SMP, para mahasiswa, dan para pegawai itu meminta saya memberikan pelajaran atau kuliah tamu tentang geologi dan/atau hal-hal yang berkaitan dengan eksplorasi dan produksi perminyakan di Indonesia. Maka jadilah saya seorang pengajar tamu dari tingkat SD sampai tingkat pegawai departemen.

Kepada anak-anak SD-SMP saya berikan banyak visualisasi dengan kartun dan film, apa itu geologi. Koleksi batuan saya yang cukup besar saya palu, pecahan-pecahannya saya berikan kepada guru-gurunya buat koleksi di ruang kelas atau laboratorium sekolah. Kepada mahasiswa-mahasiswa S1 dan S2 saya berikan presentasi yang cukup rumit sebab mereka harus serius belajar geologi. Kepada para pegawai departemen yang pernah saya ajar, yang umumnya tidak berlatar belakang geologi, saya berikan presentasi dan visualisiasi yang mudah agar mereka mengerti bahwa mencari minyak itu sama sekali tidak mudah, jadi janganlah memberati eksplorasi dengan berbagai aturan yang dikeluarkan departemen-departemen tersebut.

————————————————-

Saya telah menjadi pengajar tamu sebelas tahun, dari tahun 2003 sampai sekarng, yang saya ajar adalah bocah SD umur 10 tahun sampai pegawai departemen berumur sebaya saya, 50 tahun. Sebanyak 49 kelas telah saya ajar, sebagian besar adalah kelas mahasiswa S1 sebab memang merekalah yang paling memerlukan dan serius belajar geologi.

Mengapa mereka mengundang saya sebagai pengajarnya? Itu harus ditanyakan kepada mereka. Saya tak tahu jawabannya. Tetapi yang lebih penting adalah mengapa saya mau mengajar mereka? Dan saya punya jawabannya: sebab ilmu itu bukan untuk dikuasai sendiri, bagikanlah. Dan, saya ingin menjawab tantangan seorang pengajar yang baik, yang bisa menerangkan dengan baik kepada anak SD sampai gurubesar.

Berikut adalah judul-judul kuliah/pelajaran geologi atau yang berhubungan yang pernah saya berikan ke 49 kelas dari 2003-2014. Banyak geologist yang bisa mengajarkan seperti yang saya ajarkan, hanya memerlukan kepedulian.***

————————————————-

1. Satyana, A.H., 2003, Mengenal Bumi, Batuan, Tanah, Gunungapi, dan Peta – Guest Lecture, Sekolah Dasar (SD) Regina Pacis Kelas IV SD, Bogor, 20 September 2003.

2. Satyana, A.H., 2005, Petroleum System : Understanding the Genesis and Habitat of Petroleum – One Day Course, American Association of Petroleum Geologists (AAPG), Student Chapter, University of Padjadjaran, Bandung, 19 February 2005.

3. Satyana, A.H., 2005, Plate Tectonics Theory and Its Application to Indonesia, Guest Lecture, Geology Department, University of Padjadjaran, Bandung, 20 February 2005.

4. Satyana, A.H., 2005, Geotectonics of Indonesia : An Overview and New Considerations – Half Day Course, Geo-Expo Seminar, Geology Department, University of Padjadjaran, Bandung, 19 March 2005.

5. Satyana, A.H., 2005, Basin Analysis : Exploring Petroleum in Sedimentary Basins – – One Day Course, American Association of Petroleum Geologists (AAPG), Student Chapter, University of Trisakti, Jakarta, 16 May 2005.

6. Satyana, A.H., 2006, Geodynamic Controls on Petroleum Habitats : Cases from Indonesia – One Day Course, American Association of Petroleum Geologists (AAPG), Student Chapter, University of Padjadjaran, Bandung, 4 February 2006.

7. Satyana, A.H., 2006, Industri Migas di Indonesia dan Peranan Tenaga Geologi-Geofisika di Dalamnya – General Lecture, A Seminar on Basic Geology Concepts for Hi-Tech Application, American Association of Petroleum Geologists (AAPG), Student Chapter, University of Padjadjaran, Bandung, 3 March 2006.

8. Satyana, A.H., 2006, Petroleum Geology of Indonesia : An Overview – General Lecture, A Seminar on Basic Geology Concepts for Hi-Tech Application, American Association of Petroleum Geologists (AAPG), Student Chapter, University of Padjadjaran, Bandung, 3 March 2006.

9. Satyana, A.H., 2006, Deep-Water Exploration : Sedimentology and Petroleum System – Guest Lecture, Department of Geological Engineering, University of Gadjah Mada, Yogyakarta, Bandung, 22 March 2006.

10. Satyana, A.H., 2006, Petroleum Geology of East Java Basin : A Dynamic Review – Guest Lecture, Department of Geological Engineering, University of Gadjah Mada, Yogyakarta, Bandung, 22 March 2006.

11. Satyana, A.H., 2006, Write and Talk : a Call to Write Scientific Paper and Present It, Jakarta 2006 International Geosciences Conference and Exhibition, Student Forum, Jakarta, August 14-16, 2006.

12. Satyana, A.H., 2006, Mengenal Bumi, Batuan, dan Gunungapi, Presentasi di SMP Taruna Bakti, Bandung, 5 Desember 2006.

13. Satyana, A.H., 2007, Basin Analysis : Exploring Petroleum in Sedimentary Basins- One – Day Course, American Association of Petroleum Geologists (AAPG), Student Chapter, University of Padjadjaran, Bandung, 13 January 2007.

14. Satyana, A.H., 2007, Exploring Frontier Basins in Indonesia : History, New Directions, and Methods – One Day Course, American Association of Petroleum Geologists (AAPG), Student Chapter, University of Padjadjaran, Bandung, 8 December 2007.

15. Satyana, A.H., 2008, Geologic Controls on Carbonate Reservoirs in Indonesia : Regional Overview – Guest Lecture, Department of Geological Engineering, University of Gadjah Mada, Yogyakarta, Bandung, 23 April 2008.

16. Satyana, A.H., 2008, Bencana Geologi dalam “Sandhyâkâla” Jenggala dan Majapahit : Hipotesis Erupsi Gununglumpur Historis Berdasarkan Kitab Pararaton, Serat Kanda, Babad Tanah Jawi; Folklor Timun Mas; Analogi Erupsi LUSI; dan Analisis Geologi Depresi Kendeng-Delta Brantas, Department of Geological Engineering, University of Gadjah Mada, Yogyakarta, Bandung, 23 April 2008.

17. Satyana, A.H., 2008, Geodynamics of Indonesia : Current Progress and New Considerations – Guest Lecture, Department of Geodesy, Institute of Technology Bandung, 27 June 2008.

18. Satyana, A.H., 2008, Geotectonics of Indonesia : Current Progress and New Considerations – Guest Lecture, Faculty of Geology, University of Padjadjaran, Bandung, 27 June 2008.

19. Satyana, A.H., 2008, Basin Analysis and Petroleum System : Exploring Petroleum in Sedimentary Basins – One Day Course, American Association of Petroleum Geologists (AAPG), Student Chapter, University of Padjadjaran, Bandung, 28 June 2008.

20. Satyana, A.H., 2008, Kegiatan Eksplorasi Migas, Diklat Audit atas Kontrak Bagi Hasil Migas, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Jakarta, 22 Juli 2008

21. Satyana, A.H., 2008, Deep-Water Silici-clasticReservoirs : SedimentologicModels-Elements, Seismic Sequence Analysis, Petroleum System, and Indonesian Cases – Short Course, American Association of Petroleum Geologists (AAPG), Student Chapter, University of Trisakti, Jakarta, 19 September 2008.

22. Satyana, A.H., 2008, Write and Talk, A Call to Write Geoscience Papers and Present Them, Seapex–AAPG Student Leadership Conference, Jatinangor, 28-30 November 2008.

23. Satyana, A.H., 2008, Memuliakan Allah melalui Geologi, Perayaan Natal Fakultas Teknik Geologi, Universitas Padjadjaran, Jatinangor, 20 Desember 2008.

24. Satyana, A.H., 2009, Overviewing Sedimentary Basins of Indonesia and Evaluating Petroleum in Frontier and Mature Areas of Indonesia, Workshop of Directorate Oil and Gas, Jakarta, 22-24 April, 2009.

25. Satyana, A.H., 2009, Evaluasi Potensi dan Risiko Migas Indonesia : Andaman, Natuna, Sumatra-Jawa Forearc, Muara-Tarakan, North Lombok, Southwest Timor, Cenderawasih Bay-Papua, Workshop of Directorate Oil and Gas, Jakarta, 14-15 September, 2009.

26. Satyana, A.H., 2009, Kegiatan Eksplorasi Migas, Diklat Perpajakan, Departemen Keuangan, Jakarta, 11 November 2009.

27. Satyana, A.H., 2009, Regional Overview and Geologic Controls on Carbonate Rocks of Wonosari Formation, Southern Yogyakarta – One Day Course, American Association of Petroleum Geologists (AAPG), Student Chapter, University of Padjadjaran, Bandung, 5 December 2009.

28. Satyana, A.H., 2010, Regional Geological Structures of Indonesia : Current Progress and New Considerations – Guest Lecture, Faculty of Geology, University of Padjadjaran, Bandung, 22 May 2010.

29. Satyana, A.H. 2010, Petroleum System of Carbonate Plays and Cases from Indonesia, Guest Lecture, Department of Physics, American Association of Petroleum Geologists, Student Chapter, University of Indonesia, Carbonates Seminar, Depok 18 September 2010.

30. Satyana, A.H., 2011, Petroleum Geology & Play Concepts of North Sumatra Basin, Pertamina EP Exploration Learning Forum, Jakarta, 2 March 2011.

31. Satyana, A.H., 2011, Bagaimana Mengembangkan Diri dalam Berpikir Tektonik, Kuliah Umum Geologi Struktur Indonesia, Universitas Padjadjaran, 16 April 2011.

32. Satyana, A.H., 2011, Regional Structures of Indonesia: New Considerations, Kuliah Umum Geologi Struktur Indonesia, Universitas Padjadjaran, Jatinangor, 16 April 2011.

33. Satyana, A.H., 2011, Eksplorasi dan Produksi Migas: Status Indonesia, Public Lecture Peringatan 82 Tahun Museum Geologi, Bandung 21 May 2011.

34. Satyana, A.H., 2011, Tectonics, Structures, and Implications for Petroleum Systems: Cases from Indonesia, American Association of Petroleum Geologists (AAPG) Student Chapter, Gadjah Mada University, Dept. of Geology, Guest Lecture, Yogyakarta 15 October 2011.

35. Satyana, A.H., 2012, Exploring Eastern Indonesia: Proven-Potential Plays and Opportunities, Guest Lecture, University of Gadjah Mada, Yogyakarta, 31 January 2012.

36. Satyana, A.H., 2012, Tectonics of Indonesia: New Considerations, Guest Lecture, University of Padjadjaran, Jatinangor, 21 April 2012.

37. Satyana, A.H., 2012, Bagaimana Mengembangkan Diri dalam Berpikir Tektonik: Pengalaman Pribadi, Guest Lecture, University of Padjadjaran, Jatinangor, 21 April 2012.

38. Satyana, A.H., 2013, Potensi dan Konsep Eksplorasi Migas Indonesia, Program “On Boarding” Pekerja Baru SKMIGAS Angkatan XVIII, Sentul City, Januari 2013.

39. Satyana, A.H., 2013, Regional Petroleum Geochemistry of Indonesian Basins, University of Gadjah Mada (UGM), Workshop for Master Students of Petroleum Geoscience, Yogyakarta 9 March 2013.

40. Satyana, A.H., 2013, Oil and Gas of Eastern Indonesia: Production, Proven Plays, Prospectivity, and Risks, American Association of Petroleum Geologists – University of Gadjah Mada Student Chapter, Guest Lecture, Yogyakarta, 10 March 2013.

41. Satyana, A.H., 2013, Biogenic vs. Abiogenic Origin of Petroleum, Petroleum Exploration, and Petroleum System Analysis, American Association of Petroleum Geologists – Institute of Technology Bandung Student Chapter, Guest Lecture, Bandung, 19 May 2013.

42. Satyana, A.H., 2013, Introducing Petroleum Exploration and Petroleum System Analysis: Cases from Indonesia, seminar “Characterization of Indonesian Petroleum System in Initial Geological Exploration”, SC AAPG & HMTG University of Trisakti, Jakarta, 4 April 2013.

43. Satyana, A.H., 2013, Petroleum Geology of Indonesia: Current Knowledge, Guest Lecture, SC AAPG University of Lampung, Bandarlampung, 31 August 2013.

44. Satyana, A.H., 2013, Potensi dan Konsep Eksplorasi Migas Indonesia, Program “On Boarding” Pekerja Baru SKK Migas Angkatan XIX, 5 September 2013, Sentul City.

45. Satyana, A.H., 2013, Petroleum Prospectivity of Eastern Indonesia: Production, Proven and Potential Plays, Risks, Seminar, Gathering Alumni Teknik Geofisika ITB 2013, Bandung, 26 September 2013.

46. Satyana, A.H., 2014, Basic Concepts of Tectonics: Tectonic Theories of the Earth, Guest Lecture, SC AAPG University of Pakuan, Bogor, 17 May 2014.

47. Satyana, A.H., 2014, Tectonics, Structures, Petroleum Systems: Cases from Indonesia, Guest Lecture, Sekolah Tinggi Teknologi Nasional, Yogyakarta, 21June 2014.

48. Satyana, A.H., 2014, Cretaceous Subduction and Collision of South-East Sundaland: New Consideration and Petroleum Implications, Guest Lecture, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran”, Yogyakarta Fakultas Teknologi Mineral, Program Studi Teknik Geologi, 21 June 2014.

49. Satyana, A.H., 2014, Towards GUTT – Grand Unified Theories of Tectonics, Guest Lecture, Institut Sains & Teknologi Akprind, Fakultas Teknologi Mineral, Jurusan Teknik Geologi, Yogyakarta, 21 June 2014.

Awang Satyana: Publish or Perish (1)

awangsatyana
(image: a snapshot of a paper by Awang Satyana, private collection)
 
It’s all about digital foot print. Nowadays scientists are valued from their digital foot print. It’s not real until you make it online. Web crawlers like Google (google.com or scholar.google.com) has their own methodology to identify new scientific entries and add them to their database. At many times, they can’t read information from Facebook wall.
 
The following post was originally posted on 24 July 2014 on Bapak Awang Satyana wall. I blogged it to make this list readable and searchable to Google. That way more people can read this extensive list of papers from Bapak Awang Satyana. 
 
——
  1. DAFTAR MAKALAH PERTEMUAN ILMIAH (1993 – JULI 2014)

    Beberapa teman menulis pesan melalui FB menanyakan judul-judul makalah ilmiah yang pernah saya tulis dan publikasikan di berbagai pertemuan ilmiah di Indonesia maupun Luar Negeri antara tahun 1993-2014.

    Inilah daftar lengkap 90 makalah tersebut yang ditulis dan dipublikasikan selama 21 tahun antara tahun 1993-2014. Sebanyak 73 makalah dari 90 makalah ini, saya adalah penulis utamanya. Dan sebanyak 78 makalah merupakan makalah lengkap/full paper, sementara 12 lagi berupa abstraknya saja.

    Makalah-makalah ini dipublikasikan pada setiap buku atau CD/DVD proceedings pertemuan-pertemuan ilmiah tersebut. Saya tentu memiliki semuanya, baik paper prints maupun file digitalnya. Beberapa makalah ini bisa diakses melalui beberapa blog yang dikelolola kawan-kawan saya. Saya biasanya membagikan beberapa puluh makalah ini kepada para peserta kursus-kursus saya, disesuaikan dengan tema kursus.

    Untuk teman-teman yang memerlukan memelajari satu atau dua makalah ini, tetapi tak bisa mengakses makalah-makalah ini dengan cara di atas, atau tak menemukannya, bisa menghubungi saya. 

    Kelak makalah-makalah ini akan dibukukan secara tematik, atau di-DVD-kan bersama publikasi-publikasi saya yang lainnya (masih ada 250 publikasi di luar daftar ini berupa artikel-artikel di berbagai jurnal, bahan-bahan presentasi kunci/keynote di berbagai seminar, bahan-bahan kuliah tamu di berbagai perguruan tinggi, buku-buku fieldtrip, dan 12 buku manual kursus yang saya jadi instrukturnya). 

    Saya mengontrol dengan ketat apa yang saya lakukan setiap tahunnya, sehingga saya mempunyai daftar detail semua publikasi saya. Itulah KPI (key performance index) yang sesungguhnya. Di kantor, saya dinilai atasan dan sekeliling saya. Tetapi saya juga menilai diri saya sendiri. Saya tidak pernah kecewa dinilai buruk oleh orang lain, tetapi saya akan kecewa bila saya menilai diri sendiri buruk, saya akan tak punya muka untuk memandang diri saya sendiri di cermin (!). Karena itu, saya mengontrol dengan ketat semua produktivitas saya.

    Semoga bermanfaat. Sekali lagi: publish, or perish! 

    ———————————————————-

    1. Satyana, A.H. and Samuel, L., 1993, Remote Sensing Technology and Its Application to Hydrocarbon Exploration in Indonesia, Proceedings Lemigas-JICA Remote Sensing Conference, Jakarta.

    2. Satyana, A.H. and Silitonga, P.D., 1993, Thin-Skinned Tectonics and Fault-Propagation Folds : New Insights to the Tectonic Origin of Barito Folds, South Kalimantan, Proceedings Indonesian Association of Geologists (IAGI), 22nd Annual Convention., Bandung, p. 282-291.

    3. Satyana, A.H. and Silitonga, P.D., 1994, Tectonic Reversal in East Barito Basin, South Kalimantan : Consideration of the Types of Inversion Structures and Petroleum System Significance, Proceedings Indonesian Petroleum Association (IPA), 23rd Annual Convention, Jakarta, p.57-74.

    4. Satyana, A.H., 1994, The Northern Massifs of the Meratus Mountains, South Kalimantan : Nature, Evolution and Tectonic Implications to the Barito Structures, Proceedings Indonesian Association of Geologists (IAGI), 23rd Annual Convention, Jakarta, p. 457-470.

    5. Satyana, A.H., 1995, Paleogene Unconformities in the Barito Basin, S.E. Kalimantan : A Concept for the Solution of the “Barito Dilemma” and a Key to the Search for Paleogene Structures, Proceedings Indonesian Petroleum Association (IPA), 24th Annual Convention, Jakarta, p.263-276.

    6. Satyana, A.H. and Biantoro, E., 1995, Seismic Stratigraphy of Eocene Beriun Sands of West Bungalun, East Kalimantan, Indonesia : a Contribution to the Paleogene Stratigraphical Knowledge of the Kutei Basin, Proceedings Indonesian Petroleum Association (IPA) – International Symposium on Sequence Stratigraphy in S.E. Asia, Jakarta, p. 383-394.

    7. Satyana, A.H. and Idris, R., 1996, Chronology and Intensity of the Barito Uplifts, S.E. Kalimantan : A Geochemical Constraint and Windows of Opportunity – Abstract and Poster, Proceedings Indonesian Petroleum Association (IPA), 25th Annual Convention, Jakarta, p.207.

    8. Satyana, A.H., 1996, Adang-Lupar Fault, Kalimantan : Controversies and New Observations on the Trans-Kalimantan Megashear, Proceedings Indonesian Association of Geologists (IAGI), 25th Annual Convention, Bandung, p. 124-143.

    9. Satyana, A.H., 1999, Basin Polarity Reversal and Rotation of the Salawati Island : Implications on New Petroleum System and New Potential Reserves of the Salawati Basin, Irian Jaya, Proceedings Lomba Karya Tulis Pertamina EP I, Jakarta, p. 9-38.

    10. Satyana, A.H., Salim, Y., and Demarest, J.M., 2000, Significance of Focused Hydrocarbon Migration in the Salawati Basin : Controls of Faults and Structural Noses, Proceedings Indonesian Petroleum Association (IPA), 27th Annual Convention, Jakarta, p. 513-530. 

    11. Satyana, A.H. and Wahyudin, M., 2000, Meteoric Water Flushing and Microbial Alteration of Klamono and Linda Oils, Salawati Basin, Eastern Indonesia : Geochemical Contraints, Origin, and Regional Implications, Proceedings Indonesian Association of Geologists (IAGI), 29th Annual Convention, Bandung, p. 71-84.

    12. Satyana, A.H., 2001, Identifying New Petroleum System of the Salawati Basin, West Papua : Exploration Opportunities in Mature Basin, Proceedings Lomba Karya Tulis Pertamina EP II, Jakarta. 

    13. Satyana, A.H. and Setiawan, I., 2001, Origin of Pliocene Deep-Water Sedimentation in Salawati Basin, Eastern Indonesia : Deposition in Inverted Basin and Exploration Implications : Proceedings FOSI (Indonesian Sedimentologists Forum), 2nd Regional Seminar on Deep-Water Sedimentation of Southeast Asia, Jakarta, p. 53-65. 

    14. Satyana, A.H. and Darwis, A., 2001, Recent Significant Discoveries within Oligo-Miocene Carbonates of the East Java Basin : Integrating the Petroleum Geology : Proceedings Indonesian Association of Geologists (IAGI) 30th Annual Convention and Geosea 10th Regional Congress, Yogyakarta, p. 42-46. 

    15. Satyana, A.H., 2001, Dynamic Response of the Salawati Basin, Eastern Indonesia to the Sorong Fault Tectonism : Example of Inter-Plate Deformation : Proceedings Indonesian Association of Geologists (IAGI) 30th Annual Convention and Geosea 10th Regional Congress, Yogyakarta, p. 288-291. 

    16. Satyana, A.H. and Purwaningsih, M.E.M., 2002, Geochemistry and Habitat of Oil and Gas in the East Java Basin : Regional Evaluation and New Observations, Proceedings Indonesian Association of Geologists (IAGI), 31st Annual Convention, Surabaya, p. 68-102.

    17. Satyana, A.H., Purwaningsih, M.E.M., and Ngantung, E.C.P., 2002, Evolution of the Salawati Structures, Eastern Indonesia : A Frontal Sorong Fault Deformation, Proceedings Indonesian Association of Geologists (IAGI), 31st Annual Convention, Surabaya, p. 277-293.

    18. Purwaningsih, M.E.M., Satyana, A.H., Budiyani, S., Noeradi, D., and Halik, N.M., 2002, Evolution of the Late Oligocene Kujung Reef Complex in the Western East Cepu High, East Java Basin : Seismic Sequence Stratigraphic Study, Proceedings Indonesian Association of Geologists (IAGI), 31st Annual Convention, Surabaya, p. 655-671.

    19. Djajadihardja, Y.S., Satyana, A.H., Soh, W., Gaedicke, C., Eko, T., Sasaki, Riza, R., and Neben, S., 2002, Offshore Southeastern Extension of the Sumatran Dextral Fault : a New Discovery in Indonesian Marine Geology and Implications on the Tectonics of the Sunda Strait-Southwest Java Waters, Indonesian Association of Geologists (IAGI), 31st Annual Convention, Surabaya, October 2002.

    20. Satyana, A.H. and Gunawan, B.K., 2002, Kontribusi Seismik Stratigrafi pada Pembenahan “Satuan Resmi Bawah Permukaan” Sandi Stratigrafi Indonesia 1996, Kumpulan Makalah Simposium Kajian Sandi Stratigrafi Indonesia 1996, IAGI – UPN, Yogyakarta, p. 68-76.

    21. Satyana, A.H., 2002, Oligo-Miocene reefs : East Java’s Giant Fields, Proceedings Giant Field and New Exploration Concepts Seminar, IAGI, Jakarta 17 October 2002.

    22. Sadjati, O., Ascaria, N.A. and Satyana, A.H., 2002, Generation and Migration of Hydrocarbons from pre-Tertiary Source Rocks of the Kamundan area, West Papua, Eastern Indonesia, International American Association of Petroleum Geologists (AAPG) Conference, Cairo, October 2002.

    23. Satyana, A.H., Biantoro, E., and Luthfi, A., 2003, Gas Habitat of the East Java Basin, Indonesia : Meets the Future Demand, 65th European Association of Geoscientists and Engineers (EAGE) Conference and Exhibition, Stavanger, Norway, 2-5 June 2003.

    24. Satyana, A.H., 2003, Re-Evaluation the the Sedimentology and Evolution of the Kais Carbonate Platform, Salawati Basin, Eastern Indonesia : Exploration Significance, Proceedings Indonesian Petroleum Association (IPA), 29th Annual Convention, Jakarta, p. 185-206. 

    25. Satyana, A.H. and Purwaningsih, M.E.M., 2003, Geochemistry of the East Java Basin : New Observations on Oil Grouping, Genetic Gas Types and Trends of Hydrocarbon Habitats, Proceedings Indonesian Petroleum Association (IPA), 29th Annual Convention, p. 585-608. 

    26. Satyana, A.H. and Djumlati, 2003, Oligo-Miocene Carbonates of the East Java Basin, Indonesia : Facies Definition Leading to Recent Significant Discoveries – Poster, International American Association of Petroleum Geologists (AAPG) Conference and Exhibition, Barcelona, September, 2003.

    27. Satyana, A.H., 2003, Accretion and Dispersion of Southeast Sundaland : the Growing and Slivering of a Continent, Joint Convention of Indonesian Association of Geologists (IAGI), 31st Annual Convention and Indonesian Association of Geophysicists (HAGI), 28th Annual Convention, Jakarta, December 2003.

    28. Satyana, A.H. and Purwaningsih, M.E.M., 2003, Oligo-Miocene Carbonates of Java : Tectonic Setting and Effects of Volcanism, Joint Convention of Indonesian Association of Geologists (IAGI), 31st Annual Convention and Indonesian Association of Geophysicists (HAGI), 28th Annual Convention, Jakarta, December 2003.

    29. Satyana, A.H., Erwanto, E., Prasetyadi, C., 2004, Rembang-Madura-Kangean-Sakala (RMKS) fault zone, East Java Basin : the Origin and Nature of a Geologic Border, 33rd Annual Convention, Indonesian Association of Geologists (IAGI), Bandung, 29 November-1 December 2004. 

    30. Satyana, A.H. and Armandita, C., 2004, Deep-Water Play of Java, Indonesia : Regional Evaluation on Opportunities and Risks, Proccedings International Geoscience Conference of Deepwater and Frontier Exploration in Asia and Australasia, Indonesian Petroleum Association (IPA) and American Association of Petroleum Geologists (AAPG), Jakarta, p. 293-320. 

    31. Satyana, A.H., 2005, Structural Indentation of Central Java : a Regional Wrench Segmentation, Proceedings Joint Convention Surabaya 2005- the 30th HAGI, the 34th IAGI, and the 14th PERHAPI Annual Conference and Exhibition, Surabaya. 

    32. Satyana, A.H., 2005, Oligo-Miocene Carbonates of Java : Tectonic-Volcanic Setting and Petroleum Implications, Proceedings Indonesian Petroleum Association (IPA), 30th annu. conv., p. 217-250. 

    33. Satyana, A.H., 2005, Possible An-Organic Petroleum Formation in Collision Zones of Eastern Indonesia : Abiogenic Genesis of Petroleum by “Fischer-Tropsch” Synthesis, Proceedings Joint Convention Surabaya 2005- the 30th HAGI, the 34th IAGI, and the 14th PERHAPI Annual Conference and Exhibition, Surabaya. 

    34. Marpaung, L.P., Mulyono, D.H., Satyana, A.H. and Subroto, E.A., 2005, Oil Family Characterisation of Jabung Area, Jambi Sub-Basin, Proceedings Joint Convention Surabaya 2005- the 30th HAGI, the 34th IAGI, and the 14th PERHAPI Annual Conference and Exhibition, p. 164-172, Surabaya. 

    35. Saputra, S.E., Amir, A., Satyana, A.H. and Ascaria, N.A., 2005, Sedimentology of the Wonosari Carbonates, Southern Yogyakarta : Outcrop Study and Petroleum Implications, Proceedings Joint Convention Surabaya 2005- the 30th HAGI, the 34th IAGI, and the 14th PERHAPI Annual Conference and Exhibition, Surabaya. 

    36. Sutadiwiria, Y., Surtiati, Y., Satyana, A.H., 2006, Reefal Build Ups within Miocene Kais Platform : Roles of 3-D Seismic Data in Defining Subtle Trap, Jakarta 2006 International Geosciences Conference and Exhibition, Jakarta, August 14-16, 2006. 

    37. Satyana, A.H., 2006, Docking and Post-Docking Tectonic Escapes of Eastern Sulawesi : Collisional Convergence and Their lmplications to Petroleum Habitat, Jakarta 2006 International Geosciences Conference and Exhibition, Jakarta, August 14-16, 2006. 

    38. Ibrahim, A.M.T., Pudyo, N., Satyana, A.H. and Saputra, S.E., 2006, Exploration Hot Zones in Kalimantan and Eastern Indonesia : a Two Decade Review, International Convention Meeting of Society of Exploration Geophysicists (SEG), New Orleans.

    39. Satyana, A.H., 2006, New Insight on Tectonics of Central Java, Indonesia and Its Petroleum Implications, American Association Petroleum Geologists (AAPG), International Conference and Exhibition, Perth, November 5-8, 2006. 

    40. Ibrahim, A.M.T., Satyana, A.H., Pudyo, N., and Saputra, S.E., H., 2006, Hydrocarbon Discoveries in the Frontier Areas of Eastern Indonesia : Lessons for Future Discoveries, American Association Petroleum Geologists (AAPG), International Conference and Exhibition, Perth, November 5-8, 2006.

    41. Saputra, S.E., Amir, A., Sudarmawan, D., and Satyana, A.H., 2006, Sedimentology of Wonosari Carbonates of Southern Yogyakarta : Outcrop Study and Petroleum Implications, American Association Petroleum Geologists (AAPG), International Conference and Exhibition, Perth, November 5-8, 2006. 

    42. Satyana, A.H., 2006, Post-Collisional Tectonic Escapes in Indonesia : Fashioning the Cenozoic History, 35th Annual Convention, Indonesian Association of Geologists (IAGI), Pekanbaru, 21-22 November 2006. 

    43. Saputra, S.E., Satyana, A.H., Biantoro, E., Novian, M.I., 2006, Exploration Challenge in Kendeng Zone, Indonesia : Outcrop Study and Petroleum Implication to Identify a Potential Deepwater Play System, 35th Annual Convention, Indonesian Association of Geologists (IAGI), Pekanbaru, 21-22 November 2006. 

    44. Marpaung, L.P., Suta, I.N., and Satyana, A.H., 2006, Gumai Shales of Jabung Area : Potential Source Rocks in Jambi Sub-Basin and Their Contributions to the New Petroleum System, 35th Annual Convention, Indonesian Association of Geologists (IAGI), Pekanbaru, 21-22 November 2006. 

    45. Satyana, A.H., Marpaung, L.P., Purwaningsih, M.E.M., and Utama, M.K., 2007, Regional Gas Geochemistry of Indonesia : Genetic Characterization and Habitat of Natural Gases, Proceedings Indonesian Petroleum Association (IPA), 31st annu. conv., Jakarta, 14-16 May 2007. 

    46. Rustam, A.H. and Satyana, A.H., 2007, Cooperation Contracts of Upstream Petroleum Business : Global Comparative Study, Implications for Indonesia, and Exploration Significances, Proceedings Indonesian Petroleum Association (IPA), 31st annu. conv., Jakarta, 14-16 May 2007. 

    47. Satyana, A.H., 2007, Central Java, Indonesia – A “Terra Incognita” in Petroleum Exploration : New Considerations on the Tectonic Evolution and Petroleum Implications, Proceedings Indonesian Petroleum Association (IPA), 31st annu. conv., Jakarta, 14-16 May 2007.

    48. Satyana, A.H., Tarigan, R.L., and Armandita, C., 2007, Collisional Orogens in Indonesia : Origin, Anatomy, and Nature of Deformation, Proceedings Joint Convention Bali 2007- HAGI, IAGI, and IATMI, 14-16 November 2007. 

    49. Satyana, A.H., 2007, Bencana Geologi dalam “Sandhyâkâla” Jenggala dan Majapahit : Hipotesis Erupsi Gununglumpur Historis Berdasarkan Kitab Pararaton, Serat Kanda, Babad Tanah Jawi; Folklor Timun Mas; Analogi Erupsi LUSI; dan Analisis Geologi Depresi Kendeng-Delta Brantas, Proceedings Joint Convention Bali 2007- HAGI, IAGI, and IATMI, 14-16 November 2007. 

    50. Satyana, A.H., 2007, Tectonic and Depositional History of Salawati Basin, Papua – Indonesia : Implications to the Occurrences of Miocene Kais Carbonate Play Types, Poster, American Association Petroleum Geologists (AAPG), International Conference and Exhibition, Athens, November 17-20, 2007. 

    51. Satyana, A.H., Armandita, C., and Tarigan, R., 2008, Collision and Post-Collision Tectonics in Indonesia : Roles for Basin Formation and Petroleum Systems, Proceedings Indonesian Petroleum Association (IPA), 32nd annu. conv., Jakarta, 27-29 May 2008. 

    52. Satyana, A.H. and Asnidar, 2008, Mud Diapirs and Mud Volcanoes of Java to Madura : Origins, Natures, and Implications to Petroleum System, Proceedings Indonesian Petroleum Association (IPA), 32nd annu. conv., Jakarta, 27-29 May 2008. 

    53. Satyana, A.H., 2008, Sangiran Dome, Central Java : Mud Volcanoes Eruption, Demise of Homo erectus erectus and Migration of Later Hominid, Proceedings Indonesian Association of Geologists (IAGI), 37th annu. conv., Bandung, 27-29 Agustus 2008. 

    54. Marpaung, L.P., Suta, I.N., Satyana, A.H. and Paju, J.A., 2008, Gas Geochemistry of Betara Complex, Jabung Area, South Sumatra Basin : Genetic Gas Characterization and Habitat of Natural Gases, Proceedings Indonesian Association of Geologists (IAGI), 37th annu. conv., Bandung, 27-29 Agustus 2008.

    55. Satyana, A.H., 2008, Aromatic Methylphenanthrene Biomarker and Maturity of Oils Keys to Identifying New Active Source Rocks in the Salawati Basin, Indonesia, American Association Petroleum Geologists (AAPG), International Conference and Exhibition, Cape Town, South Africa, October 26-29, 2006.

    56. Satyana, A.H. and Armandita, C., 2008, On the Origin of the Meratus Uplift. Southeast Kalimantan – Tectonic and Gravity Constraints : A Model for Exhumation of Collisional Orogen in Indonesia, Proceedings Indonesian Association of Geophysicists (HAGI), 33rd Annu. Conv. And Exhibition, Bandung, 3-5 November 2008. 

    57. Satyana, A.H, 2009, Emergence of New Petroleum System in the Mature Salawati Basin : Keys from Geochemical Biomarkers, Proceedings Indonesian Petroleum Association (IPA), 33rd annu. conv., Jakarta, 5-7 May 2009. 

    58. Armandita, C., Mukti, M.M. and Satyana, A.H., 2009, Intra-Arc Trans-Tension Duplex of Majalengka to Banyumas Area : Prolific Petroleum Seeps and Opportunities in West-Central Java Border, Proceedings Indonesian Petroleum Association (IPA), 33rd annu. conv., Jakarta, 5-7 May 2008. 

    59. Satyana, A.H., 2009, Disappearance of the Java’s Southern Mountains in Kebumen and Lumajang Depressions : Tectonic Collapses and Indentations by Java’s Transverse Major Fault Zones, Proceedings International Conference on Earth Science and Technology, University of Gadjah Mada, Yogyakarta, 6-7 August 2009, p. 89-96.

    60. Satyana, A.H., Nugrahani, Rachmat, H., Hendratno, A.and Husein, S., 2009, Stromatolit Danau Kawah Pulau Satonda, Sumbawa Utara : Analogi Modern Reservoir Terumbu Mikrobialitik Pra-Kambrium – Paleozokium Bawah, Proceedings Indonesian Association of Geologists (IAGI), 38th annu. conv., Semarang, 12-14 October 2008. 

    61. Satyana, A.H., 2009, Finding Remnants of the Tethys Oceans in Indonesia : Sutures of the Terranes Amalgamation, Proceedings Indonesian Association of Geologists (IAGI), 38th annu. conv., Semarang, 12-14 October 2008. 

    62. Satyana, A.H., Nugrahani, Rachmat, H., Hendratno, A.and Husein, S., 2010, Exploring Precambrian to Lower Paleozoic Carbonates in Indonesia : Lessons from Their Modern Analogues of Stromatolitic Reefs in the Satonda Island Crater Lake, North Sumbawa, Proceedings Indonesian Petroleum Association (IPA), 34th annu. conv., Jakarta, 18-20 May 2010. 

    63. Satyana, A.H., 2010, Finding Remnants of the Tethys Oceans in Indonesia : Sutures of the Terranes Amalgamation and Petroleum Implications, Proceedings Indonesian Petroleum Association (IPA), 34th annu. conv., Jakarta, 18-20 May 2010. 

    64. Satyana, A.H., 2010, Tektonostratigrafi Jawa Timur: Implikasi Hidrokarbon, Lokakarya Optimalisasi Sumberdaya Hidrokarbon di Cekungan Sedimen Jawa Timur, Badan Geologi-BPMIGAS, ESDM Jawa Timur, Surabaya, 22-23 Juni 2010. 

    65. Satyana, A.H., 2010, Crustal Structures of the Eastern Sundaland’s Rifts, Central Indonesia : Geophysical Constraints and Petroleum Implications, Bali2010 International Geosciences Conference and Exposition, HAGI-SEG Joint Convention, Nusa Dua, 20-22 July 2010.

    66. Meilano, I., Widiyantoro, S., Satyana, A.H., Zulhan, Z., 2010, Tectonic Strain of Banda Arc Region from Crustal Deformation Observation, Bali2010 International Geosciences Conference and Exposition, HAGI-SEG Joint Convention, Nusa Dua, 20-22 July 2010.

    67. Satyana, A.H., 2010, Regional Petroleum Geochemistry of Mesozoic and Paleozoic Systems of Indonesian Basins, International Symposium Mesozoic – Paleozoic Petroleum Basins in Indonesia, Bandung, 28-29 July 2010.

    68. Satyana, A.H., 2010, Proven and Potential Mesozoic and Paleozoic Exploration Play Types of Indonesia, International Symposium Mesozoic – Paleozoic Petroleum Basins in Indonesia, Bandung, 28-29 July 2010.

    69. Satyana, A.H., 2010, Gravity Tectonics in Indonesia – A Companion to Plate Tectonics: Cases of Isostatic Exhumation and Gravitational Gliding, Proceedings Indonesian Association of Geologists (IAGI), 39th annu. conv., Senggigi, Lombok, 22-25 November 2010. 

    70. Satyana, A.H., 2010, “Kiamat” 2000 SM di Sodom dan Gomora: Ketika TUHAN Menggerakkan Retakan Geologi Laut Mati, Proceedings Indonesian Association of Geologists (IAGI), 39th annu. conv., Senggigi, Lombok, 22-25 November 2010. 

    71. Satyana, A.H. and Purwaningsih, M.E.M, 2011, Sumba Area: Detached Sundaland Terrane and Petroleum Implications, Proceedings Indonesian Petroleum Association (IPA), 35th annu. conv., Jakarta, 18-20 May 2011. 

    72. Satyana, A.H. and Purwaningsih, M.E.M, 2011, Collision of Micro-continents with Eastern Sulawesi: Records from Uplifted Reef Terraces and Proven-Potential Petroleum Plays, Proceedings Indonesian Petroleum Association (IPA), 35th annu. conv., Jakarta, 18-20 May 2011. 

    73. Satyana, A.H. and Herawati, N., 2011, Sorong Fault Tectonism and Detachment of Salawati Island: Implications for Petroleum Generation and Migration in Salawati Basin, Bird’s Head of Papua, Proceedings Indonesian Petroleum Association (IPA), 35th annu. conv., Jakarta, 18-20 May 2011. 

    74. Satyana, A.H. and Purwaningsih, M.E.M, 2011, Multidisciplinary Approaches on the Origin of Sumba Terrane: Regional Geology, Historical Biogeography, Linguistic-Genetic Coevolution and Megalithic Archaeology, Proceedings Joint Convention Makassar IAGI-HAGI, Ujung Pandang, 27-29 September 2011.

    75. Satyana, A.H., 2011, Sulawesi: Where two worlds collided – Geologic Controls on Biogeographic Wallace’s Line, Proceedings Joint Convention Makassar IAGI-HAGI, Ujung Pandang, 27-29 September 2011.

    76. Satyana, A.H., Faulin, T., Mulyati, S.N., 2011, Tectonic Evolution of Sulawesi Area: Implications for Proven and Prospective Petroleum Plays, Proceedings Joint Convention Makassar IAGI-HAGI, Ujung Pandang, 27-29 September 2011.

    77. Armandita, C., Satyana, A.H., Mukti, M.M., Yuliandri, I., 2011, Trace of the Translated Subduction in Central Java and its Role on the Paleogene Basins and Petroleum System Development, , Proceedings Joint Convention Makassar IAGI-HAGI, Ujung Pandang, 27-29 September 2011.

    78. Jacques, J., Poluan, P., Satyana, A.H., Jacques, P., 2011, Tectonic and Structural Framework of the Sebatik and Nunukan Islands – Implications on Hydrocarbon Prospectivity, Proceedings Joint Convention Makassar IAGI-HAGI, Ujung Pandang, 27-29 September 2011.

    79. Satyana, A.H., 2011, World-Class Asphalt Deposits of Buton Island, SE Sulawesi, Indonesia: Geology, Geochemistry, Mining Status and Problems, Seminar on Sulawesi Mineral Resources, Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI), Manado 28-29 November 2011.

    80. Satyana, A.H., Damayanti, S., Armandita, C., 2012, Tectonics, stratigraphy and geochemistry of the Makassar Straits: recent updates of exploring West Sulawesi offshore, opportunities and risks, Proceedings Indonesian Petroleum Association (IPA), 36th annu. conv., Jakarta, 23-25 May 2012.

    81. Satyana, A.H., Armandita, C., Paju, J.A., 2012, Acceleration in regional exploration of Indonesia: requirement for survival, Proceedings Indonesian Petroleum Association (IPA), 36th annu. conv., Jakarta, 23-25 May 2012. 

    82. Satyana, A.H., Purwaningsih, M.E.M., 2012, Variability of Paleogene Source Facies of Circum- and Drifted Sundaland Basins, Western Indonesia: Constraints from Oil Biomarkers and Carbon-13 Isotopes, American Association Petroleum Geologists (AAPG), International Conference and Exhibition, Singapore, September 16-19, 2012.

    83. Jacques, J.M., Manur, H., Hoult, R.J., Satyana, A.H., 2012, Exploration Opportunities in the Northern Tarakan Basin – Based on Newly Acquired Seismic and Play Mapping, American Association Petroleum Geologists (AAPG), International Conference and Exhibition, Singapore, September 16-19, 2012.

    84. Satyana, A.H., , 2012, Accretion and Dispersion of Southeastern Sundaland: The Growing and Slivering of Continent and Petroleum Implications, Charles Hutchison Memorial Session – Invited Paper, American Association Petroleum Geologists (AAPG), International Conference and Exhibition, Singapore, September 16-19, 2012.

    85. Satyana, A.H., 2013, Gravity Tectonics in Indonesia: Petroleum Implications, Proceedings Indonesian Petroleum Association (IPA), 37th annu. conv., Jakarta, 15-17 May 2013.

    86. Satyana, A.H., Purwaningsih, M.E.M, 2013, Variability of Paleogene Source Facies of Circum-Sundaland basins, Western Indonesia: Tectonic, Sedimentary and Geochemical Constraints – Implications for Oil Characteristic : Petroleum Implications, Proceedings Indonesian Petroleum Association (IPA), 37th annu. conv., Jakarta, 15-17 May 2013.

    87. Satyana, A.H., Irawan, C., Kurniawan, W., 2013, Revisit Geology and Geochemistry of Buton Asphalt Deposits, SE Sulawesi: Implications for Petroleum Exploration of Buton Area: Petroleum Implications, Proceedings Indonesian Petroleum Association (IPA), 37th annu. conv., Jakarta, 15-17 May 2013.

    88. Satyana, A.H., Hutagalung, R., Latifah, U., 2013, Supererupsi Toba 74.000 Tahun yang Lalu: Katastrofi Geologi dan Kepunahan Massa, Proceedings HAGI-IAGI Joint Convention Medan 2013 28 – 31 October.

    89. Satyana, A.H., New Consideration on the Cretaceous Subduction Zones of Ciletuh-Luk Ulo-Bayat-Meratus: Implications for Southeast Sundaland Petroleum Geology, Proceedings Indonesian Petroleum Association (IPA), 38th annu. conv., Jakarta, 21-23 May 2014.

    90. Satyana, A.H., Successful and Prospective Exploration Play Concepts of Indonesia: Lessons from History and Recent Progress – Anticipating Future Challenges, Proceedings Indonesian Petroleum Association (IPA), 38th annu. conv., Jakarta, 21-23 May 2014.

Awang Satyana: Books, the world he can’t live without

image
(Image: stack of published paper, private collection)
Dear friends,
Selamat berlibur Lebaran.
Mohon maaf lahir dan batin.
Di tengah kehikmatan Idul Fitri tahun ini, saya coba merenung. Di usia saya yang menjelang 40 tahun, saya sudah berbuat apa. Post di wall Facebook Awang Satyana, membuat saya merenung lebih keras, sudah menghasilkan apa saya ini. Berikut adalah salah satu bentuk renungan saya.
Berawal dari pahatan simbol-simbol di atas batu, berkembang menjadi inskripsi di atas daun papirus, hingga menjadi aksara di atas kertas, buku telah hadir dalam bentuk yang lain, koleksi. Ya koleksi buku sudah menjadi kata benda tersendiri, seperti juga kata-kata mengkoleksi buku sudah menjadi kata kerja tersendiri.
Tidak hanya dihadirkan sebagai deretan ensiklopedia yang menjadi koleksi penghias dinding ruangan, tapi buku untuk beberapa orang adalah sejarah dan perjalanan hidup.
Mau contoh? Kalau kita lihat koleksi rak buku seseorang,  kita bisa lihat, adakah nama seseorang itu tercantum dalam koleksinya. Kalau iya, maka anda sudah menemukan satu contoh koleksi buku yang menjadi catatan perjalanan hidup.
Tidak terkecuali untuk seorang Awang Satyana. Berikut kisahnya (originally posted on Awang Satyana FB wall, 24 July 2014).
——

BUKU (24 Juli 2014)”Aku rela dipenjara asalkan bersama buku karena dengan buku aku bebas.” -Mohammad Hatta

Jika ingin menghancurkan sebuah bangsa dan peradaban, hancurkan buku-bukunya; maka pastilah bangsa itu akan musnah.” – Milan Kundera

Adakah kawan setia yang rela ikut dipenjara saat kita dipenjara? Tidak ada, kecuali buku. Yang harus ditakuti sebenarnya bukan bedil sebab bedil hanya menjalankan tugasnya, bukulah yang harus ditakuti sebab buku bisa menggerakkan sebuah perang, membuat bedil berbicara.

—————————

Kulkas boleh kecil, tetapi rak-rak buku tidak boleh, kalau bisa semua tembok ditutupi rak buku. Kalau tidak ada rak-rak buku yang besar, bagaimana lebih dari 8500 buku ini akan ditampung?

Lalu harus ada penerangan yang cukup, meja dan kursi serta sofa meskipun sederhana, untuk bekerja berpikir, menganalisis, menulis dengan nyaman, atau membaca dengan santai.

Mengumpulkan buku adalah perjuangan lebih dari 2/3 hidup saya. Saya memulainya 35 tahun yang lalu sebagai anak remaja berumur 15 tahun. Saat SMA, saya sudah punya 2000 buku, 75 % buku loak. Itulah koleksi buku- buku saya yang pertama. Kini buku-buku saya ada sekitar 8500 buah, dari berbagai ilmu, dari banyak bahasa.

Saya punya kamar sendiri pertama kali saat SMP dan sekeliling dindingnya adalah rak buku, kecuali sedikit yang kosong untuk jendela. Kini rumah saya banyak yang dindingnya ditutupi rak buku. Pengalaman masa kecil dikelilingi buku, saya hadirkan juga pada masa saya dewasa.

Buku adalah guru dan kawan saya yang paling setia, mereka telah dan akan selalu memberikan ilmu pengetahuan dan penghiburan yang luar biasa. Terlalu banyak membaca dan belajar sendiri membuat saya malas meneruskan sekolah formal setelah S1. Cukup S1 saja, 25 tahun yang lalu. Tetapi saya tak pernah berhenti belajar dan berkarya, dari 25 tahun yang lalu sampai sekarang, dan kelak sampai ajal menjemput.

Suatu hari bertahun-tahun yang lalu, isteri saya pernah bertanya, mau dikemanakan buku-buku ini bila saya mati? Anak-anak saya suka membaca tetapi tak seekstrem ayahnya, apalagi saya membaca buku apa saja, dalam beberapa bahasa. Saya juga belum melihat ada junior saya yang kepadanya saya dengan yakin bisa menurunkan semua ilmu dan buku-buku saya. Beberapa junior yang telah saya didik secara pribadi selama minimal lima tahun dan saya amati juga sikap dan minatnya, pernah saya tanya, dan ternyata mereka semua menjawab dengan jujur: tak sanggup untuk meneruskan seperti yang saya lakukan. Hm… saya pun tak bisa menjawab pertanyaan isteri saya itu.

Dari sekitar 8500 buku itu, banyak yang telah saya baca, tetapi banyak juga yang belum saya baca. Saya senang memikirkannya, artinya masih banyak guru yang akan memberikan ilmunya kepada saya, masih banyak kawan yang akan menemani hidup saya sampai dua puluh tiga puluh tahun ke depan andaikan Tuhan masih memberikan nyawa untuk saya. Buku adalah guru dan kawan saya yang luar biasa.

Bertualang, mengembara di antara lembar-lembar buku, di berbagai dunia, dari berbagai masa, adalah perjalanan yang mengasyikkan juga mendebarkan. Pikiran kita bisa saja tertawan di satu sisi di satu masa, yang tak pernah terjadi di perjalanan nyata.

Hormat saya kepada semua penulis, penerbit, pembeli dan pembaca buku. Mari cerdaskan diri kita dengan membaca.