WTF: How to make an introduction

introduction

Gambar dari Peat et.al (2002)

1 Pengantar

Tulisan ini mungkin yang pertama dari serial WTF (Writing is Totally Fun). Saya mungkin akan acak dalam menulis tapi nantinya akan saya kategorikan sesuai isinya. Jadi sabar ya. Kan baru dua post dalam serial ini.

2 Apakah perlu ada bab pendahuluan?

Coba kalau anda datang ke satu pertemuan dan langsung bicara panjang lebar tentang bagaimana fosil bisa membatu. Apakah ada orang yang akan mendengarkan? Apalagi kalau acaranya arisan ibu-ibu. Pasti tidak akan ada yang mendengarkan bukan. Sama halnya dengan tulisan. Bila diawali langsung dengan Bab Metode, maka pembaca akan kehilangan “arah”, karena mereka tidak tahu kenapa anda menulis apa yang mereka baca. Jadi Bab pendahuluan memang harus ada dan bukan saja sebuah formalitas tetapi juga menjadi tarikan nafas awal dari tulisan anda.

3 Jadi apa saja yang harus ada di dalamnya?

Bab Pendahuluan sebenarnya sederhana. Itu kata yang sudah ahli menulis. Intinya ada tiga yang harus ada. Tiga butir di bawah ini menurut Peat et.al (2002):

  • Apa yang orang lain sudah ketahui.
  • Apa yang tidak ketahui.
  • Mengapa kita melakukan penelitian atau menulis makalah ini dan tujuannya.

Menurut website ANU Research Skills (ANU-RS) bab ini adalah awal dari validitas paper atau penelitian (PnP) anda. Terlihat seram memang, tapi intinya sederhana, validitas itu dapat ditunjukkan dengan:

  • sejauh mana kita memahami penelitian sebelumnya
  • sejauh mana kita paham ada gap antara butir pertama dengan sesuatu yang kita ingin ketahui
  • gap yang ada pada butir dua itulah yang kemudian akan kita isi dengan PnP kita

Bab Pendahuluan juga dapat ditambah dengan mengenalkan secara lebih detil PnP kita, misalnya dengan menceritakan susunan bab dan sub bab dan alur penjelasan kita.

introduction2

Gambar dari situs ANU-RS

4 Penutup

Jadi sudah jelas ya kalau Bab Pendahuluan itu sangat penting posisinya. Jadi jangan asal-asalan saat membuatnya. Saya tahu anda pasti sudah sangat ingin menjelaskan kehebatan PnP anda langsung ke kesimpulan. Tapi percayalah Kesimpulan tidak akan berarti apa-apa tanpa Bab Pendahuluan.

5 Sumber inspirasi

Berikut ini adalah yang menginspirasi tulisan ini:

  1. Website Australian National University Research Training Skills dan akun twitternya [@ANU_RSAT](https://twitter.com/ANU_RSAT)
  2. Website Prof. Pat Thomson, seorang Guru Besar bidang pendidikan dari School of Education, The University of Nottingham, dan akun twitternya [@ThomsonPat](https://twitter.com/thomsonpat).
  3. Buku Scientific Writing is Easy: When You Know How, karangan: Jennifer Peat, Elizabeth Elliott, Louise Baur, Victoria Keena, terbitan BMW tahun 2002. Penulis yang no tiga itu adalah supervisor istri saya. You do know the silver-lining now.

Tulisan ini dibuat dengan OS Ubuntu 14.04, R Markdown dan R Studio

Published by

Erwin

Research interest: Hydrochemistry, multivariate analysis, and R programming My current focus is how to provide the hydrostratigraphy of volcanic aquifers in Bandung area. The research is based on environmental isotope measurement in groundwater and morphometry. My work consists of hydrochemical measurements. I am using multivariate statistical methods to provides more quantitative foundation for the analysis and more insight into the groundwater behaviour.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s