Daftar bacaan vs daftar pustaka (2) (macam2 saja)

(pic from http://whyweweb.com/two-keys-that-can-change-your-life/)

Setelah itu tulislah di daftar publikasi yg relevan. Ingat ya yg relevan artinya berkaitan tapi blm tentu masuk dlm daftar sitasi kita. Jd hrs diseleksi lg sesuai kaitannya secara langsung dlm teks kita.

Oya supaya lbh otomatis (baca: keren) gunakan tools reference library dlm piranti lunak pengolah kata anda. Selalu ada kok san adh ada sejak jaman WordStar dan ChiWriter (maaf buat yg ngerti pasti hanya generasi 80 dan 90 an). Kita saja yg tdk pernah mempelajari dan menggunakan fasilitas ini. Jadi ceritanya kalau kita sebut nama suatu artikel di bagian teks, maka secara otomatis identitas makalah tsb akam muncul si bagian akhir dokumen di bab daftar pustaka. Stop dulu boarding ya🙂

(lanjut lagi di atas MA-60) Sepertinya sudah beberapa tahun yang lalu saya sempat mengunggah (upload) tutorial bagaimana menggunakan fasilitas itu di Microsoft Word, silahkan buka menu Download di website ini atau di derwinirawan.wordpress.com. Kembali ke bahasan kita. Menulis is a matter of precision (walaupun saya masih sering juga ditegur istri saya @putry_erwin, yang juga sering jadi proof reader), dan ini berlaku dalam semua hal, termasuk urusan daftar pustaka, membuat sitiran dll, juga jangan lupa bagian ucapan terimakasih (acknowledgement).

Ada daftar bacaan ada daftar pustaka. Bedanya apa? Singkatnya, tidak semua yang ada dalam “Daftar Bacaan” ada dalam “Daftar Pustaka“. Bisa jadi lebih sedikit. Hanya yang kita perlukan saja (yang sangat relevan, dan kita sebut dalam teks) itulah yang masuk ke dalam Daftar Pustaka.

Hal-hal ini termasuk kritis, mengapa? Karena laur pikir kita akan dikendalikan oleh sejauhmana kita membaca. Jadi benar kata orang (entah siapa), bahwa untuk menulis dengan baik, seseorang harus banyak membaca (celaka 12 bukan, :)).
Setiap frasa, pendapat, analisis harus jelas milik siapa. Kalau milik penulis lain, maka yakinkan namanya ada dalam tulisan dan daftar pustaka kita. Bila tidak ya siap-siap dituduh plagiat atau penjiplak. Suatu tuduhan yang sungguh berat untuk kesalahan yang sepele dan hanya perlu sedikit waktu yang disisihkan untuk memeriksa teks/naskah. Modalnya hanya Ctrl-F dan Ctrl-F.

Walaupun kita selalu inginnya Ctrl-A > del terus Power Off hehe.

Selanjutnya, mengapa kita melakukan riset … (sarapan dulu)

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s